One of the government policies to improve teacher welfare is by distributing teacher professional allowances. In 2022, the policy for distributing teacher professional allowances is to pay attention to teacher certificates that are linear to the subjects taught, have Bachelor's qualifications, teach in accordance with the rules for fulfilling teacher workload in accordance with statutory regulations. The purpose of this study was to analyze the implementation model of the professional allowance policy on teacher performance. The informants in this study were policy makers at the Office of Education and Culture, school principals, supervisors, operators and teachers in Suliki District, Lima Puluh Kota Regency, the method used was Qualitative with interview techniques. The result of this research is that the implementation of the professional allowance policy is very influential on teacher performance. The existence of a professional allowance policy motivates teachers to focus on working according to their profession without having to look for income from other side jobs. Because with the amount they receive, they can meet financial needs that always increase with the times.AbstrakSalah satu kebijakan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan guru adalah dengan menyalurkan tunjangan profesi guru. Pada tahun 2022 kebijakan penyaluran tunjangan profesi guru adalah dengan memperhatikan sertifikat pendidik yang linier dengan mata pelajaran yang diajarkan, berkualifikasi S1, mengajar sesuai dengan aturan pemenuhan beban kerja guru sesuai peraturan perundang-undangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis model implementasi kebijakan tunjangan profesi terhadap kinerja guru. Informan dalam penelitian ini adalah pemangku kebijakan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala sekolah, pengawas, operator dan guru di Kecamatan Suliki Kabupaten Lima Puluh kota., Metode yang digunakan adalah Kualitatif dengan teknik wawancara.. Hasil penelitian dengan model implementasi kebijakan tunjangan Profesi sangat menunjang terhadap kinerja guru. Kebijakan tunjangan profesi memotivasi guru agar fokus bekerja sesuai profesi tanpa harus mencari pemasukan dari pekerjaan sampingan lainnya. Karena dengan besaran yan gmereka terima, dapat memenuhi kebutuhan finacial yang selalu meningkat seiring perkembangan zamanenggunakan.