Rachmadsyah, Angga Satria
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Identifikasi Autokorelasi Spasial pada Perencanaan Menara Telekomunikasi di Kota Sabang Rachmadsyah, Angga Satria
Bappenas Working Papers Vol 7 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47266/bwp.v7i1.235

Abstract

Teknik analisis autokorelasi spasial Moran's I serta teknik Local Indicators of Spatial Association (LISA) merupakan teknik analisis yang memungkinkan untuk melakukan perencanaan menara telekomunikasi lebih akurat dengan cara mengidentifikasi pola spasial. Penelitian ini dilakukan dengan cara menghitung estimasi penduduk, pengguna dan trafik seluler yang kemudian dilakukan perhitungan estimasi kebutuhan menara telekomunikasi di seluruh gampong/desa di kota Sabang, lalu di analisis menggunakan autokorelasi spasial Moran’s I dan LISA. Hasil indeks Moran’s I yang diperoleh membuktikan bahwa terdapat autokorelasi negatif pada kondisi eksisting dan autokorelasi positif pada penambahan menara telekomunikasi pada periode 10 tahun dengan pola random. Hasil pengujian LISA pada kondisi eksisting membuktikan bahwa gampong/desa Paya Seunara dan Keunekai memerlukan penambahan menara telekomunikasi dan situasi periode 10 tahun membuktikan bahwa gampong/desa Kuta Timu memiliki autokorelasi yang tinggi karena berada di wilayah yang memiliki estimasi trafik dan pelanggan seluler tinggi.
Analisis Sektor Unggulan dan Infrastruktur dalam Pengembangan Wilayah Kota Sabang Rachmadsyah, Angga Satria
Bappenas Working Papers Vol 7 No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47266/bwp.v7i2.335

Abstract

Pengembangan wilayah di Kota Sabang sangat memengaruhi ekonomi dan kesejahteraan penduduk. Pembangunan ekonomi di tingkat regional mencakup sektor primer, sekunder, dan tersier, dengan sektor dominan memberikan kontribusi signifikan terhadap produk nasional atau regional. Secara geografis, pusat pertumbuhan adalah area yang memiliki infrastruktur dan fasilitas yang menarik berbagai jenis usaha dan masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sektor-sektor unggulan dan non-unggulan dalam Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), yang menunjukkan tingkat pertumbuhan relatif cepat serta daya saing yang kuat, serta untuk mengkaji tingkat pembangunan wilayah dan pengelompokan wilayah berdasarkan karakteristiknya. Analisis yang digunakan mencakup Location Quotient (LQ), Shift Share Analysis(SSA), Skalogram, dan K-Means Clustering. Hasil penelitian menunjukkan terdapat sepuluh sektor basis yang memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah, dengan sektor sekunder dan tersier lebih dominan dan memiliki keunggulan komparatif, sementara sektor primer lebih berfokus pada pemenuhan kebutuhan lokal. Diketahui bahwa sektor Pendidikan menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat dan memiliki keunggulan kompetitif, sedangkan sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, sektor Jasa Keuangan dan Asuransi, serta sektor Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib tumbuh lebih lambat dan tidak kompetitif. Analisis infrastruktur menunjukkan bahwa Gampong Kuta Ateuh, Kuta Timu, Kuta Barat, dan Iboih adalah wilayah dengan tingkat perkembangan tinggi, infrastruktur yang memadai, dan berperan sebagai pusat kegiatan ekonomi, perdagangan, serta pariwisata. Tipologi wilayah Kota Sabang terbagi menjadi tiga klaster, di mana karakteristik wilayah menunjukkan kemiripan wilayah dengan aktivitas ekonomi (Cluster 1), administratif (Cluster 2) dan pariwisata (Cluster 3).