Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Ibu, Kunjungan ANC, dan Jarak Kehamilan dengan Kejadian Abortus di RSIA Hidayah Ibu Lampung Selatan Tahun 2024 Meidasari, Meidasari; Sumanti, Nurwita Trisna
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abortus merupakan peristiwa keluarnya hasil konsepsi sebelum janin mampu hidup di luar kandungan atau usia kehamilan mencapai 20 minggu dan berat janin mencapai 500 gram. Sekitar 15-50 kematian Ibu yang disebabkan karena abortus. Ditinjau dari pelaporan data angka kematian ibu di Indonesia, dapat dilihat bahwa perdarahan merupakan penyebab utama kematian ibu. Perdarahan hamil muda dan perdarahan pasca persalinan menjadi kasus perdarahan terbanyak. Salah satu klasifikasi dari perdarahan hamil muda ialah abortus. penyebab terjadinya abortus di antaranya adalah pengetahuan ibu, kunjungan ANC dan jarak kehamilan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan Ibu, kunjungan ANC, dan jarak kehamilan dengan kejadian abortus di RSIA Hidayah Ibu Lampung Selatan Tahun 2024. Penelitian kuantitatif dengan desain survey deskriptif menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah Ibu bersalin di RSIA tahun 2024 periode Maret-April 2024 yaitu sebanyak 232 orang, dengan yang diambil dengan rumus Slovin sebanyak 83 orang. Pengumpulan data menggunakan kuisioner, dan analisis menggunakan Chi-Square. Hasil penelitian didapatkan nilai p-value pada pengetahuan ibu (p-0,0001), kunjungan ANC (p-0,000), dan jarak kehamilan (p-0,000). Penelitian ini menyimpulkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan ibu, kunjungan ANC, dan jarak kehamilan dengan kejadian abortus di RSIA Hidayah Ibu Lampung Selatan tahun 2024. Penelitian diharapkan untuk lebih terbuka dalam hal meningkatkan pengetahuan kesehatan terutama tentang abortus dan tindakan-tindakan pencegahannya.
Peningkatan Manajemen Pemasaran Dan Desain Produksi UMKM Aneka Kriya Berbahan Songket Sebagai Oleh-Oleh Souvenir Khas Palembang Ummasyroh, Ummasyroh; Divianto, Divianto; Setiawan, Heri; Detmuliati, Alditia; Meidasari, Meidasari; Dewangi, Wahyuni Triarizki; Atika, Siti Adinda; Nabillah, Nyimas Alysha Nadine; Putri, Priyanka Sasadara Pracena
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i6.10392

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing UMKM Niketo (Etniknyo Wong Kito), pengrajin kriya songket khas Palembang, melalui penguatan manajemen pemasaran, inovasi desain kemasan, penerapan teknologi digital berupa e-katalog, serta pelatihan layanan prima. Fokus utama program adalah membantu UMKM menghadapi kendala dalam pemasaran, inovasi desain, dan perlindungan hak kekayaan intelektual agar mampu memperluas akses pasar serta meningkatkan omzet secara signifikan. Metodologi yang digunakan mencakup lima tahap, yaitu analisis situasi dan permasalahan mitra, penyusunan solusi dengan mind mapping, implementasi teknologi tepat guna berupa e-katalog berbasis website dan Android, pelatihan serta pendampingan manajemen pemasaran digital, desain kemasan kreatif, layanan prima, dan pendaftaran HKI, serta evaluasi keberlanjutan program melalui observasi, wawancara, dan kuesioner. Hasil program menunjukkan adanya peningkatan keterampilan produksi dan pemasaran sebesar lebih dari 80%, transformasi kemasan dan desain produk hingga 85%, perluasan jangkauan pasar dengan penetrasi tiga kali lipat melalui platform digital, serta peningkatan omzet hingga 150%. Selain itu, UMKM mitra berhasil mendaftarkan perlindungan HKI untuk menjaga keunikan desain produknya. Kegiatan ini adalah integrasi inovasi kemasan, pemasaran digital, dan layanan prima dapat secara efektif mentransformasi UMKM berbasis budaya lokal menjadi brand modern yang kompetitif di pasar nasional maupun internasional. Keterbatasan program ini terletak pada jangkauan yang masih terbatas pada satu mitra binaan, kendala infrastruktur teknologi di awal implementasi, serta monitoring jangka panjang yang belum sepenuhnya dapat dilakukan. Kontribusi kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kapasitas dan omzet mitra, tetapi juga memberikan model pemberdayaan UMKM berbasis budaya lokal dengan pendekatan digital entrepreneurship, mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama perguruan tinggi, serta memperkuat literasi HKI di kalangan UMKM kriya.