Pratama, Restu Agung
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perbedaan Waktu Reaksi Bunyi Dengan Waktu Reaksi Mata Pratama, Restu Agung; Gandasari, Maharani Fatima
Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training) Vol 7, No 3 (2023): Journal of S.P.O.R.T
Publisher : Pendidikan Jasmani Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/sport.v7i3.8822

Abstract

Waktu reaksi merupakan waktu yang direspon dengan secara sadar. Uji waktu reaksi sangat penting didalam bidang olahraga. Waktu reaksi dapat dibedakan didalam usia,kelamin dan kelelahan. Kebugaraan, kelelahan dan gizi yang buruk juga dapat memperburuk citra reaksi manusia jika kondisi fisik tubuh tidak baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara waktu reaksi manusia terhadap stimulus auditif (bunyi) dan stimulus visual (mata). Salah satu metode mengukur perbedaan waktu reaksi bunyi dan waktu reaksi bola dengan melakukan tes reaksi. Tes reaksi melibatkan individu pada situasi yang tenang dan memberikan respon terhadap suara yang didengar. Tes reaksi bola melibatkan individu merespon saat bola dilempar. Sampel yang digunakan peneliti yaitu mahasiswa semester 5 pada Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga Universitas Tanjungpura yang berjumlah 20 orang. Sampel akan melakukan percobaan dengan melakukan tes untuk merangsang suara. Sampel menggunakan stopwatch jika mulai mendengar baterai jatuh, tes pertama dilakukan jika sampel mulai mendengar bunyi dari pantulan pertama dengan menekan stopwatch, kemudian dilanjutkan mematikan stopwatch jika mendengar bunyi dari pantulan kedua, dengan 3 kali percobaan dan kemudian direrata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara waktu reaksi terhadap stimulus bunyi dan stimulus visual, dengan waktu reaksi terhadap stimulus visual cenderung lebih cepat dibandingkan dengan stimulus auditif. Faktor-faktor seperti persepsi sensorik, pemrosesan kognitif, dan mekanisme neurologis dapat berperan dalam perbedaan ini. Temuan ini memiliki implikasi penting dalam pemahaman kinerja manusia dalam situasi yang melibatkan persepsi auditori dan visual.Â