Dewasa ini, dalam menjalani kehidupan diperlukannya kemampuan literasi numerasi untuk mengambil keputusan dengan tepat. Dengan begitu perlunya pengembangan kemampuan literasi numerasi sejak dini. Pendidikan dasar literasi numerasi harus di tanamkan sejak anak-anak menginjak sekolah dasar. Untuk itu perlu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan literasi numerasi siswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kedisiplinan belajar dan pemanfaatan media pembelajaran terhadap kemampuan literasi numerasi siswa pada materi pokok matematika operasi hitung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan melibatkan 28 siswa yang dipilih dari satu kelas di SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta. Pengambilan data melalui angket dan tes kemampuan literasi numerasi, seluruh data yang diperoleh kemudian di analisis secara kuantitatif melalui uji prasyarat statistika (uji normalitas dan uji homogenitas) dan uji hipotesis dengan uji Two Way ANOVA. Hasil analisis menunjukkan bahwa kedisiplinan belajar tidak memberikan pengaruh terhadap kemampuan literasi numerasi, sedangkan media pembelajaran memberikan pengaruh terhadap kemampuan literasi numerasi dan tidak terdapat interaksi antara kedisiplinan belajar dengan media pembelajaran. Dengan begitu media pembelajaran lebih baik dibandingkan dengan kedisiplinan belajar dalam memberikan pengaruh terhadap kemampuan literasi numerasi. Dalam penelitian ini diharapkan menjadi solusi bagi seluruh praktisi pedidikan dalam melakukan upaya meningkatkan kemampuan literasi numerasi siswa. Kata Kunci: Kedisiplinan Belajar, Hasil Belajar, Literasi Numerasi, Media Wordwall.