Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Economics and Digital Business Review

Gaya Kepemimpinan dan Kinerja Karyawan: Tinjauan Sistematis dari Studi Empiris Iskandar, Moch. Rezky
Economics and Digital Business Review Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v5i2.1718

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi hubungan antara gaya kepemimpinan dan kinerja karyawan melalui pendekatan kualitatif berbasis studi literatur. Dengan menganalisis penelitian empiris terbaru dari lima tahun terakhir, studi ini mengidentifikasi dampak gaya kepemimpinan transformasional, transaksional, pelayan, dan demokratis terhadap kinerja karyawan. Metode studi literatur sistematis digunakan untuk mengumpulkan dan mensintesis temuan dari artikel penelitian yang relevan, berdasarkan kriteria inklusi yang ketat, termasuk kualitas metodologi dan relevansi topik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional secara signifikan meningkatkan kinerja karyawan melalui peningkatan motivasi dan inovasi. Kepemimpinan transaksional efektif dalam jangka pendek tetapi kurang efektif dalam mempertahankan keterlibatan jangka panjang. Kepemimpinan pelayan dan demokratis berkontribusi pada kepuasan kerja dan keterikatan karyawan. Transformasi digital memunculkan kebutuhan akan kepemimpinan digital yang menggabungkan keterampilan teknologi dengan kemampuan kepemimpinan tradisional. Implikasi praktis menekankan perlunya organisasi menyesuaikan gaya kepemimpinan dengan konteks dan kebutuhan mereka. Secara teoretis, penelitian ini memperkaya literatur kepemimpinan dengan memberikan wawasan baru tentang pengaruh gaya kepemimpinan di era digital dan menyarankan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi peran kepemimpinan digital di masa depan.
Kajian tentang Peran Gaya Kepemimpinan dalam Membentuk Budaya Organisasi Iskandar, Moch. Rezky
Economics and Digital Business Review Vol. 4 No. 2 (2023): February - July
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v4i2.1701

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis pengaruh berbagai gaya kepemimpinan terhadap pembentukan dan pengembangan budaya organisasi dalam konteks industri dan budaya yang berbeda. Dengan memanfaatkan metode studi literatur yang komprehensif, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana gaya kepemimpinan transformasional, transaksional, otoriter, dan partisipatif mempengaruhi elemen-elemen kunci budaya organisasi, termasuk nilai, norma, dan praktik yang diterapkan oleh anggota organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional secara konsisten dikaitkan dengan budaya organisasi yang inovatif, inklusif, dan adaptif, yang mendorong pembelajaran berkelanjutan dan inovasi melalui inspirasi dan motivasi karyawan. Sementara itu, gaya kepemimpinan transaksional lebih efektif dalam memastikan kepatuhan dan efisiensi operasional, terutama di industri yang sangat diatur, meskipun dapat membatasi inovasi dan mengurangi motivasi intrinsik karyawan dalam jangka panjang. Gaya kepemimpinan otoriter memberikan kontrol yang ketat dan pengambilan keputusan cepat, tetapi cenderung menghambat kreativitas dan keterlibatan karyawan. Di sisi lain, gaya kepemimpinan partisipatif meningkatkan inklusivitas dan kolaborasi, menciptakan lingkungan kerja yang lebih adaptif terhadap perubahan. Temuan penelitian ini menyoroti pentingnya fleksibilitas dalam memilih dan mengintegrasikan berbagai gaya kepemimpinan untuk mencapai efektivitas optimal dalam berbagai konteks organisasi. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa keberhasilan kepemimpinan tergantung pada kemampuan pemimpin untuk menyesuaikan gaya mereka dengan kebutuhan spesifik organisasi dan dinamika lingkungan eksternal. Meskipun demikian, penelitian ini memiliki keterbatasan dalam hal penggunaan data sekunder dan fokus pada konteks budaya dan industri tertentu, sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut dengan pendekatan empiris untuk menguji temuan ini dalam berbagai situasi dan lingkungan yang berbeda.