Nurmuntaha Agung Nugraha
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENGARUH SPASI NOSEL TERHADAP UNJUK KERJA EJEKTOR POMPA JE Nugraha, Nurmuntaha Agung; Effendy, Marwan; Robbany, Ade Faris
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin Vol 8, No 1 (2007)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah yang sering muncul bagi daerah yang sumurnya dalam adalah cara mengangkat air dari sumur. Pada sisi lain kinerja pompa dibatasi oleh tinggi tekan (head) untuk daya tertentu. Dari permasalahan ini akhirnya dikembangkan pompa jet atau sering dikenal “jet pump”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik ejektor jet pump dengan melakukan variasi terhadap spasi nosel untuk memperoleh nilai spasi nosel yang optimal dari kinerja ejektor. Penelitian dilakukan dengan menggunakan sistem instalasi perpipaan yang dihubungkan dengan ejektor yang dirancang sesuai dengan cara kerja pompa jet, untuk fluida kerja yang digunakan adalah air. Spasi nosel yang divariasikan masing – masing 5, 10, 15, 20, 25, dan 30 mm. Data yang didapat merupakan hasil dari pengukuran debit aliran keluar ejektor (Q3) dan tekanan pada aliran primer masuk ejektor (P1), tekanan sekunder (P2), dan tekanan keluar ejektor (P3), dan kemudiam digunakan untuk menghitung kinerja dari ejektor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spasi nosel yang menghasilkan efisiensi yang optimal adalah antara 5 – 10 mm, sedangkan penurunan  efisiensi terjadit seiring dengan bertambahnya nilai spasi nosel.
APLIKASI ALAT PENUKAR KALOR PADA TEKNOLOGI THERMAL ROOFING Subroto, Subroto; Nugraha, Nurmuntaha Agung; Hartanto, Aris
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin Vol 19, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini ditujukan untuk mengetahui pengaruh material insulasi Glaswool, Styrofoamdan Alumunium foil terhadap besarnya kalor yang dikonduksikan atap fiber, utamanyapada atap rumah tangga. Penggunaan panas di bawah atap rumah masih sangatjarang dilakukan, dimana panas ini bisa dimanfaatkan untuk memanasi air hangatuntuk mandi, atau sejenisnya.Metoda yang dilakukan adalah dengan mengukur temperatur pada titik yangterdistribusi di ruang atap yang ada, kemudian menghitung aspek perpindahan panasyang terdistribusi meliputi volume di bawah atap tersebut.Dari hasil penelitian diperoleh hasil kalor tertinggi yang dikonduksikan oleh atapfiber terdapat pada atap yang di dalamnya terdapat material insulasi Glaswool yaitusebesar 1145,338 Watt, sedangkan pada alumunium foil sebesar 1045,338 Watt danpada Styrofoam sebesar 1124,513 Watt. Oleh karena itu, kalor tertinggi pada ruangatap terdapat pada ruang atap dengan material insulasi Glaswool yaitu sebesar1167,184 Watt, sedangkan Alumunium foil sebesar 1065,164 Watt dan styrofoamsebesar 1114,721 Watt.
PENGARUH SPASI NOSEL TERHADAP UNJUK KERJA EJEKTOR POMPA JE Nurmuntaha Agung Nugraha; Marwan Effendy; Ade Faris Robbany
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin Vol 8, No 1 (2007)
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/mesin.v8i1.3097

Abstract

APLIKASI ALAT PENUKAR KALOR PADA TEKNOLOGI THERMAL ROOFING Subroto Subroto; Nurmuntaha Agung Nugraha; Aris Hartanto
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin Vol 19, No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/mesin.v19i1.5808

Abstract

Pengujian Prototype Turbin Angin Savonius pada Kecepatan Angin Rendah Faruq, Muhammad Zaki Faishol; Nugraha, Nurmuntaha Agung
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 20, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v20i1.10322

Abstract

Turbin angin Savonius bertujuan untuk menciptakan pembangkit listrik alternatif. Hal ini berdasarkan pada kurangnya pemanfaatan angin di Indonesia. Peneliti merancang bangun turbin untuk memanfaatkan energi angin. Tujuan penelitian adalah mengetahui performa yang dapat dihasilkan turbin angin Savonius yang didesain oleh peneliti. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Turbin Savonius dibuat menggunakan mesin 3D printer dengan bahan PLA+. Hasil yang didapat dalam penelitian ini yaitu, turbin angin Savonius menghasilkan cut in speed sebesar 2,11 m/s Turbin ini juga menghasilkan tegangan sebesar 20,25 Volt, arus listrik sebesar 14,6 mAmpere dan daya listrik sebesar 0,296 Watt pada kecepatan angin 6,69 m/s.
PENGARUH SUDUT HELIX PADA TURBIN ANGIN SAVONIUS HELIX TERHADAP DAYA YANG DIHASILKAN Faruq, Muhammad Zaki Faishol; Nugraha, Nurmuntaha Agung; Indriaputri, Lydia; Karima, Isty; Maulana, Mahendra; Mu'minin, Muhammad Khoirul
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 14, No 1 (2025): TURBO : Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v14i1.3858

Abstract

Turbin angin merupakan media untuk mengubah energi angin menjadi energi listrik. Turbin Savonius Helix adalah jenis turbin dengan sumbu vertikal yang direkomendasikan karena dapat menangkap angin dari segala arah. Variasi sudut Helix digunakan mengoptimalkan penangkapan energi angin, sedangkan penggunaan material PETG diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan daya tahan turbin. Material PETG (Polyethylene Terephthalate Glycol) yaitu termoplastik polyester yang merupakan turunan dari jenis plastik PET. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh variasi sudut Helix pada daya yang dihasilkan serta mengetahui daya maksimal oleh turbin Savonius Helix. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen. Dalam penelitian ini dilakukan pengujian hubungan antara kecepatan angin dan daya listrik pada sudut  Helix 180°, 225°, dan 270°. Hasil penelitian didapatkan hasil daya minimum sudut Helix 180° sebesar 0,0141 Watt pada kecepatan angin 2,15 m/s dan daya maksimal sebesar 6,22518 Watt pada kecepatan angin 13,3 m/s. Daya minimum sudut Helix 225° sebesar 0,0168 Watt pada kecepatan angin 1,58 m/s dan daya maksimal sebesar 6,1039 Watt pada kecepatan angin 13,14 m/s. Daya minimum sudut Helix 270° sebesar 0,01645 Watt pada kecepatan angin 2,5 m/s dan daya maksimal sebesar 8,56121 Watt pada kecepatan angin 13,3 m/s.