p-Index From 2021 - 2026
1.204
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Atma Inovasia
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

INFORMASI PRAKTIS DESTINASI WISATA BERBASIS CHSE UNTUK PENGEMBANGAN POTENSI WISATA DESA MANGUNAN Hardjanti, S.H., M.H., Dewi Krisna
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.073 KB) | DOI: 10.24002/jai.v2i2.5180

Abstract

Kuliah Kerja Nyata adalah merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di daerah tertentu yang dilaksanakan secara kelompok. KKN 80 UAJY mengusung KKN jenis Society 5.0 yang dilakukan tanpa adanya kegiatan KKN yang dilakukan secara langsung didaerah yang ditentukan dan melalui daing. Kelompok 06 mendapatkan lokasi penempatan di Desa Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Program kerja yang akan dilakukan oleh kelompok adalah potensi desa dan membuat buku saku tentang wisata-wisata yang ada di Desa Mangunan. Program kerja potensi Desa Mangunan ini dengan memberikan informasi panduan wisata berbasis CHSE yang diberlakukan oleh pemerintah. Program kerja lainnya yang dibuat adalah membuat buku saku tentang wisata-wisata yang ada di Desa Mangunan. Harapannya program kerja yang dibuat oleh kelompok dapat berguna untuk masyarakat untuk kemajuan desa. Kata Kunci – Kuliah Kerja Nyata, Desa Mangunan, Program Kerja, Potensi Desa, CHSE.
Potensi Desa Girirejo sebagai Desa Wisata dan Edukasi Mengenai Kebudayaan Keris Hardjanti, S.H., M.H., Dewi Krisna
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 6 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v2i6.5186

Abstract

Desa Girirejo merupakan salah satu desa yang berada pada kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, DIY. Dengan metode pengabdian potensi yang ada pada desa ini adalah kebudayaan dalam pembuatan keris. Dengan potensi desa yang ada, Penulis berinisiatif dalam membantu dan menjadikan Desa Girirejo menjadi Desa Wisata. Para penulis membuat Iuran berupa video interaktif dan e-book yang menjelaskan dan mengedukasi masyarakat Desa Girirejo. Keris adalah salah satu warisan budaya Indonesia yang perlu dilestarikan, di zaman ini keris memiliki manfaat dan fungsi sebagai simbol ikatan keluarga, tanda jasa, status sosial, aksesoris bahkan sebagai senjata yang memiliki nilai tersendiri. oleh sebab itu, pengabdian yang dilakukan para penulis diharapkan dapat bermanfaat dan menjadi inovasi baru untuk desa dalam pengembangan inovasi Desa Girirejo.  Kata Kunci- Desa Girirejo, Desa Wisata, Budidaya Keris
Potensi Desa Temuwuh Kapanewon Dlingo Kabupaten Bantul pada Bidang Kewirausahaan Hardjanti, S.H., M.H., Dewi Krisna
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.675 KB) | DOI: 10.24002/jai.v2i4.5189

Abstract

Temuwuh mempunyai beragam potensi desa dalam berbagai aspek atau bidang, seperti pertanian dan kerajinan mebel. Tentunya, mebel menjadi salah satu objek yang paling menonjol bagi Desa Temuwuh seantero Kapanewon Dlingo di Kabupaten Bantul. Dari segi kewirausahaannya, perlu adanya pemetaan mengenai bagaimana potensi desa mebel Temuwuh dapat dipasarkan secara baik dan benar, apalagi di era online marketplace seperti sekarang ini. Secara tidak langsung, hal ini akan memberikan masyarakat pencerahan untuk lebih mengembangkan potensi mebel yang mereka miliki dengan berbagai gagasan dan tata langkah yang tepat dalam penjualan potensi desa tersebut. Data diperoleh secara studi pustaka dari Badan Pusat Statistik, situs dan berbagai artikel terkait. Analisis dilaksanakan secara berkelompok dengan membagi porsi pekerjaan kepada masing-masing anggota untuk tiap-tiap bagiannya. Pertemuan rutin juga kerap diselenggarakan secara bersama dan tidak individualis guna melancarkan proses serta memangkas waktu kerja. Hasil jurnal yang didapatkan datang karena suatu anggapan akan perlunya proses jual-beli yang lebih efektif dan mudah dikenal masyarakat luar dengan online marketplace yang kiranya belum diperoleh oleh masyarakat desa pada umumnya.
Paket Wisata Sawang Lintang di Desa Muntuk, Dlingo, Kabupaten Bantul, D.I.Yogyakarta Hardjanti, S.H., M.H., Dewi Krisna
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 5 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.341 KB) | DOI: 10.24002/jai.v2i5.5193

Abstract

Pariwisata merupakan suatu kegiatan perjalanan yang dilakukan dengan tujuan liburan atau rekreasi. Sedangkan lokawisata merupakan tempat atau daerahyang dituju oleh wisatawan untuk liburan atau rekreasi. Lokawisata harus memiliki daya tarik supaya wisatawan berminat untuk mengunjunginya, dan daya tarik inilah yang menjadi potensi utama dalam mendorong wisatawan untuk hadir di suatu daerah yang menjadi lokawisata. Desa Muntuk, merupakan suatu desa yang terletak di Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Provinsi Yogyakarta. Desa Muntuk yang secara geografis berlokasi di wilayah perbukitan membuat Desa Muntuk memiliki banyak destinasi wisata yang dapat memanjakan mata dengan pemandangan alam yang indah, diantaranya ada Puncak Becici, Bukit Lintang Sewu, Pintoe Langit Dahromo, dan masih banyak lagi. Dengan segala potensi desa yang ada,Desa Muntuk dapat menjadi sarana dalam meningkatkanpengunjung wisata di Kabupaten Bantul, baik wisatawan lokal maupun wisatawan internasional. Dengan meningkatnya presentasi pengunjung juga dapat membuat Desa Muntuk semakin makmur karena mayoritas mata pencaharian masyarakat Desa Muntuk adalah sebagai wirausaha. Maka, penyusunan buku saku ini diharapkan dapat membantu masyarakat Desa Muntuk dalam mengembangkan ide mengenai paket wisata yang ada di Desa Muntuk, Kecamatan Dlingo,Kabupaten Bantul.
INFORMASI PRAKTIS DESTINASI WISATA BERBASIS CHSE UNTUK PENGEMBANGAN POTENSI WISATA DESA MANGUNAN Hardjanti, S.H., M.H., Dewi Krisna
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v2i2.5180

Abstract

Kuliah Kerja Nyata adalah merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di daerah tertentu yang dilaksanakan secara kelompok. KKN 80 UAJY mengusung KKN jenis Society 5.0 yang dilakukan tanpa adanya kegiatan KKN yang dilakukan secara langsung didaerah yang ditentukan dan melalui daing. Kelompok 06 mendapatkan lokasi penempatan di Desa Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Program kerja yang akan dilakukan oleh kelompok adalah potensi desa dan membuat buku saku tentang wisata-wisata yang ada di Desa Mangunan. Program kerja potensi Desa Mangunan ini dengan memberikan informasi panduan wisata berbasis CHSE yang diberlakukan oleh pemerintah. Program kerja lainnya yang dibuat adalah membuat buku saku tentang wisata-wisata yang ada di Desa Mangunan. Harapannya program kerja yang dibuat oleh kelompok dapat berguna untuk masyarakat untuk kemajuan desa. Kata Kunci – Kuliah Kerja Nyata, Desa Mangunan, Program Kerja, Potensi Desa, CHSE.
Potensi Desa Girirejo sebagai Desa Wisata dan Edukasi Mengenai Kebudayaan Keris Hardjanti, S.H., M.H., Dewi Krisna
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 6 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v2i6.5186

Abstract

Desa Girirejo merupakan salah satu desa yang berada pada kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, DIY. Dengan metode pengabdian potensi yang ada pada desa ini adalah kebudayaan dalam pembuatan keris. Dengan potensi desa yang ada, Penulis berinisiatif dalam membantu dan menjadikan Desa Girirejo menjadi Desa Wisata. Para penulis membuat Iuran berupa video interaktif dan e-book yang menjelaskan dan mengedukasi masyarakat Desa Girirejo. Keris adalah salah satu warisan budaya Indonesia yang perlu dilestarikan, di zaman ini keris memiliki manfaat dan fungsi sebagai simbol ikatan keluarga, tanda jasa, status sosial, aksesoris bahkan sebagai senjata yang memiliki nilai tersendiri. oleh sebab itu, pengabdian yang dilakukan para penulis diharapkan dapat bermanfaat dan menjadi inovasi baru untuk desa dalam pengembangan inovasi Desa Girirejo.  Kata Kunci- Desa Girirejo, Desa Wisata, Budidaya Keris
Potensi Desa Temuwuh Kapanewon Dlingo Kabupaten Bantul pada Bidang Kewirausahaan Hardjanti, S.H., M.H., Dewi Krisna
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v2i4.5189

Abstract

Temuwuh mempunyai beragam potensi desa dalam berbagai aspek atau bidang, seperti pertanian dan kerajinan mebel. Tentunya, mebel menjadi salah satu objek yang paling menonjol bagi Desa Temuwuh seantero Kapanewon Dlingo di Kabupaten Bantul. Dari segi kewirausahaannya, perlu adanya pemetaan mengenai bagaimana potensi desa mebel Temuwuh dapat dipasarkan secara baik dan benar, apalagi di era online marketplace seperti sekarang ini. Secara tidak langsung, hal ini akan memberikan masyarakat pencerahan untuk lebih mengembangkan potensi mebel yang mereka miliki dengan berbagai gagasan dan tata langkah yang tepat dalam penjualan potensi desa tersebut. Data diperoleh secara studi pustaka dari Badan Pusat Statistik, situs dan berbagai artikel terkait. Analisis dilaksanakan secara berkelompok dengan membagi porsi pekerjaan kepada masing-masing anggota untuk tiap-tiap bagiannya. Pertemuan rutin juga kerap diselenggarakan secara bersama dan tidak individualis guna melancarkan proses serta memangkas waktu kerja. Hasil jurnal yang didapatkan datang karena suatu anggapan akan perlunya proses jual-beli yang lebih efektif dan mudah dikenal masyarakat luar dengan online marketplace yang kiranya belum diperoleh oleh masyarakat desa pada umumnya.
Paket Wisata Sawang Lintang di Desa Muntuk, Dlingo, Kabupaten Bantul, D.I.Yogyakarta Hardjanti, S.H., M.H., Dewi Krisna
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 5 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v2i5.5193

Abstract

Pariwisata merupakan suatu kegiatan perjalanan yang dilakukan dengan tujuan liburan atau rekreasi. Sedangkan lokawisata merupakan tempat atau daerahyang dituju oleh wisatawan untuk liburan atau rekreasi. Lokawisata harus memiliki daya tarik supaya wisatawan berminat untuk mengunjunginya, dan daya tarik inilah yang menjadi potensi utama dalam mendorong wisatawan untuk hadir di suatu daerah yang menjadi lokawisata. Desa Muntuk, merupakan suatu desa yang terletak di Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Provinsi Yogyakarta. Desa Muntuk yang secara geografis berlokasi di wilayah perbukitan membuat Desa Muntuk memiliki banyak destinasi wisata yang dapat memanjakan mata dengan pemandangan alam yang indah, diantaranya ada Puncak Becici, Bukit Lintang Sewu, Pintoe Langit Dahromo, dan masih banyak lagi. Dengan segala potensi desa yang ada,Desa Muntuk dapat menjadi sarana dalam meningkatkanpengunjung wisata di Kabupaten Bantul, baik wisatawan lokal maupun wisatawan internasional. Dengan meningkatnya presentasi pengunjung juga dapat membuat Desa Muntuk semakin makmur karena mayoritas mata pencaharian masyarakat Desa Muntuk adalah sebagai wirausaha. Maka, penyusunan buku saku ini diharapkan dapat membantu masyarakat Desa Muntuk dalam mengembangkan ide mengenai paket wisata yang ada di Desa Muntuk, Kecamatan Dlingo,Kabupaten Bantul.