Penelitian ini bertujuan menyesuaikan dengan kondisi yang ada dan mengambil langkah yang tepat untuk menjaga efektifitas pembelajaran mengenai Pendidikan Agama Katolik. Letak tujuan pembelajaran bukan hanya sebatas kognitif pada nilai rapot tapi juga memperhatikan proses pembelajaran khususnya pada pembelajaran Pendidikan Agama Katolik. Situasi yang terus mengalami trasformatis menuntut srategi yang tepat untuk penciptakan pembelajaran yang aktif, kreatif dan inovatif dalam menyesuaikan dengan keadaan. Gereja dalam perkembangannya, dan bangku Sekolah Dasar adalah bagian utama dalam meletakkan dasar awal, dalam ibarat sebuah rumah sebagai fondasi untuk mendirikan tiang-tiang yang kokoh dengan demikian pembelajaran dibangku Sekolah Dasar harus diperhatikan sebagai prioritas untuk membentuk pola pikir dan karakter anak sejak dini, atas perhatian itu pembelajaran pak disekolah harus dilaksanakan dengan seefektif mungkin dalam merancang srategi pembelajaran di tengah situasi kondisi yang masih tidak menentu. Metode yang disarankan menggunakan metode kooperatif, discovery learning, problem solving, student centered learning dan juga penggunaan platform digital dan dengan upaya mengoptimalkan media pembelajaran.