Pemuda merupakan salah satu aspek yang penting dalam masyarakat dan gereja. Para pemuda juga merupakan generasi penerus untuk melanjutkan estafet kepemimpinan baik dalam masyarakat dan gereja. Bertitik tolak dari pengamatan penulis terhadap pemuda di jemaat Pniel Pasang Lombok dalam tugasnya sebagai generasi masa depan gereja. Sehingga dirumuskan yang akan diteliti yaitu kajian teologis penggembalaan bagi pemuda komunitas pencinta tedong silaga di jemaat Pnie Pasang Lombok, Klasis Rembon Sado’ko’, bagaimana upaya penggembalaan yang dilakukan kepada pemuda yang terlibat dalam komunitas pencinta tedong silaga yang lebih memprioritaskan komunutas itu dibanding persekutuan dalam gereja khususnya persekutuan pemuda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan penelitian kulitatif. Setelah melakukan penelitian dengan hasil yang ditemukan di lapangan bahwa pemuda yang ikut dalam komunitas pencinta tedong silaga lebih mempriotitaskan komunitas itu karena mereka merasa bahwa persekutuan dalam gereja tidak semenarik persekutuan komunitas pencinta tedong silaga.Solusi dari permasalahan ini adalah memberi pemahaman kepada para pemuda, agar tetap aktif dalam persekutuan.