Banne, Mariana
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tinjauan Sosio-Antropologi Terhadap Fenomena Perpindahan Anggota Jemaat Antar Denominasi di Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja Banne, Mariana; Sesa, Mega Yulen; Vikarya, Vikarya
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 3 No. 8 (2023): Agustus
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v3i8.1786

Abstract

Penelitian ini diangkat sebagai bahan untuk melihat fenomena perpindahan anggota jemaat antar denominasi di Kecamatan Mengkendek, dengan meninjau dari sosio antropologi. Adapun pokok masalah dalam skripsi ini yakni apa yang menjadi faktor penyebab anggota jemaat pindah denominasi ? dengan tujuan penulisan untuk mengetahui faktor penyebab anggota jemaat pindah denominasi. Dalam tulisan ini menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan, penelitian lapangan serta observasi. Setelah penulis mengadakan penelitian lapangan, bahwa faktor penyebab perpindahan anggota jemaat antar denominasi ialah karena adanya faktor pernikahan, jarak, mantunu, perselisihan dan percaya pada doktrin lain. Sehingga itu dapat mempengaruhi akan pelayanan mereka dimana tempat ia nyaman memuji dan menyembah Tuhan sesuai dengan keinginan pribadi masing-masing anggota jemaat untuk bersekutu dan melakukan pola hidup kasih dalam kehidupan mereka meskipun dengan berbagai perbedaan antar denominasi. Anggota jemaat yang pindah denominasi karena menghindari mantunu yang menurutnya bahwa menambah hutang dengan mengikuti adat istiadat terutama dalam rambu solo dan pindah denominasi karena percaya pada doktrin lain.
Analisis Model Budaya Tandingan Menurut Ulangan 22 :13-30 Serta Kaitanya Dengan Hukum Perkawinan Dalam Masyarakat Toraja Banne, Mariana
Jurnal Teologi Kontekstual Indonesia Vol. 4 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Simpson Ungaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46445/jtki.v4i1.549

Abstract

The existence of this journal is made which discusses the views of the Toraja people about Rampanan Kapa' or commonly referred to as marriage, but to find out the law of Rampanan kapa', the author in making this journal will discuss how the public views the law of Rampanan kapa', why it happens in marriages in Toraja and what is done by the Toraja people to achieve Rampnana kapa' as stipulated in the Law About Marriage No. 1 of 1974. The purpose and usefulness of this journal are to provide every reader with knowledge about marriage law and its implementation forms in Torajan society. Both to the general public and to the Torajan people so that marriage is carried out for the purposes regulated by law without ignoring the value of customs that apply in Toraja and have become a habit by the Torajan people. But in this case, also the marriage of the Toraja people is associated with a counterculture model that supports the existence of customs that are obeyed by each community in their respective regions so that by understanding this counterculture, we increasingly understand the law in conducting marriage or Rampanan kapa' in Torajan society. In Torajan society, there are customs as the identity of Torajan people that can be introduced to anyone while still respecting the existence of other people's culture. Our culture as Torajan people can be introduced wherever we are by practicing our culture in the country of people but still respecting the culture in the area.