Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Nilai-nilai Pendidikan Islam Humanis pada Konsep Kurikulum Merdeka: Telaah Pemikiran Abdurrahman Mas’ud Nurdin, Muh Nur Islam Nurdin; Irfan Jaya
HEUTAGOGIA: Journal of Islamic Education Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/hjie.2023.31-07

Abstract

Tujuan penelitian ini ialah mengkaji secara mendalam tentang nilai-nilai Islam humanis dalam konsep kurikulum merdeka. Jenis penelitian yaitu basis kepustakaan menggunakan metode deskriptif-kualitatif dengan paradigma kritis.  Penelitian ini terdiri dari dua sumber data utama yakni website Kemendikbudristek tentang Kurikulum Merdekai sebagai sumber primer dan artikel-jurnal, buku-buku, dan sumber lain yang relevan sebagai sumber sekunder. Hasil penelitian menunjukkan Kurikulum Merdeka mengandung nilai-nilai Pendidikan Islam Humanis yaitu nilai pengembangan akal sehat yang terdapat dalam karakteristik pengambangan kompetensi, prinsip memperhatikan hasil kajian umpan balik dan pembelajaran yang berfokus kepada peserta didik, nilai humanisme menuju kemandirian yang terdapat dalam paradigma kurikulum merdeka, nilai semangat keilmuan yang terdapat dalam salah satu aspek dalam mewujudkan tujuan kurikulum merdeka yaitu menumbuhkan kemauan untuk belajar, nilai simbol yang terdapat dalam projek penguatan profil simbol, nilai mengedepankan fungsi daripada simbol yang terdapat dalam aspek prinsip kurikulum yaitu prinsip berfokus pada kompetensi dan prinsip bergotong royong, dan nilai Keseimbangan reward dan punishment yang terbaca dari pengurangan konten dan pembelajaran yang berfokus kepada peserta didik. Diharapkan, temuan ini memberikan kontribusi signifikan dalam memahami nilai-nilai yang terdapat dalam kurikulum merdeka.
Simulation of the BLT (Direct Cash Assistance) Distribution Queue with the Exponential method Irfan Jaya; Imran Lubis; Marto Sihombing
International Journal of Health Engineering and Technology Vol. 1 No. 2 (2022): IJHE-JULY 2022
Publisher : CV. AFDIFAL MAJU BERKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.101 KB) | DOI: 10.55227/ijhet.v1i2.16

Abstract

Queues are part of everyday human life. Queues occur when the number of customers to be served exceeds the capacity of an available service. This queuing situation can be found in several incidents, one of which is the queuing system at the Cash Direct Assistance (BLT) reception counter. Problems that often occur in receiving Direct Cash Assistance (BLT) at the village office are often queuing for more than 15 people to collect cash transfers, plus irregular queuing makes officers confused to serve the community, even sudden cancellations occur because of the short time. very limited and cut off when the officers rested at lunch time, which made several other people who had not been served annoyed and disappointed when they had to queue for a very long time, they had to come back tomorrow and queue again, causing public discomfort to services at the village office. Therefore, it is urgently needed a queuing system that is carried out to prevent prolonged queues in the distribution of BLT (Direct Cash Assistance) in the village, so that people who take BLT funds do not wait long enough and are more regular in queuing.