Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Konsep Desain Pembelajaran Model Bela H. Banathy pada Pendidikan di Indonesia Baharuddin Hafid; St. Syamsudduha; Amalia Syurgawi
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 4 No 1 (2023): Article in Press
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/au.v4i1.202

Abstract

Penelitian ini membahas tentang bagaimana konsep desain pembelajaran model Bela H. Banathy dalam dunia Pendidikan dengan memberikan pendekatan yang komprehensif dan sistemik dalam perancangan pendidikan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif untuk meneliti pada kondisi objek yang alamiah yakni sesuatu yang apa adanya, keadaan dan kondisinya serta menggunakan pendekatan penelitian menggunakan grounded theory yakni salah satu jenis penelitian kualitatif, yang mana peneliti bisa menarik generalisasi apa yang diamati/dianalisis secara induktif, teori abstrak tentang proses, tindakan atau interaksi berdasarkan pandangan partisipan yang diteliti. Hasil penelitian ini dapat mendorong kolaborasi dan interaksi antara peserta didik, guru, dan rekan sejawat. Hal ini memfasilitasi pembelajaran yang aktif dan partisipatif, serta pengembangan keterampilan social dan menekankan pada pemecahan masalah kompleks sebagai tujuan pembelajaran. Peserta didik didorong untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis, analitis, dan kreatif dalam menghadapi masalah-masalah yang kompleks. Dengan demikian, model ini membantu peserta didik untuk menghadapi tantangan dunia nyata dan menjadi pembelajar sepanjang hayat.
Guru Pendidikan Agama Islam Berwawasan Multikultural Musyrifah Rasyid; Ismi Nurannisa; Amalia Syurgawi
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam mewujudkan pembelajaran berwawasan multikultural di tengah masyarakat yang majemuk. PAI tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer pengetahuan keagamaan, tetapi juga sebagai media internalisasi nilai-nilai multicultural dalam mengelola keberagaman. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep pendidikan multikultural dalam PAI, implementasinya, serta tantangan yang dihadapi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan melalui analisis buku, jurnal, dan sumber ilmiah relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa guru PAI memahami pendidikan Islam multikultural sebagai kesadaran akan keberagaman suku, agama, ras, dan budaya sebagai sunnatullah yang harus dihargai. Implementasinya dilakukan melalui pembelajaran humanis dan berpusat pada peserta didik, seperti kerja kelompok heterogen, dialog terbuka, pendekatan individual, dan pembiasaan. Namun, penerapannya masih terkendala oleh keterbatasan pemahaman guru, minimnya pelatihan, kurangnya sumber belajar, serta dukungan budaya sekolah dan kurikulum yang belum optimal. Kata Kunci: Guru PAI, Multikultural