Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar keterampilan membaca cerpen pada siswa kelas IX B SMP Muhammadiyah 4 Surakarta 2013-2014. Hal ini ditunjukkan hanya berkisar 15.38% saja siswa yang mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM). Berdasarkan kenyatan tersebut, perlu diupayakan metode pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar membaca cerpen. Salah satu pendekatan sebagai solusi masalah tersebut adalah pendekatan kontekstual. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia pada pembelajaran membaca cerpen melalui pendekatan kontekstual. Data yang diperoleh dalam penelitian ini diolah secara deskriptif komparatif yaitu membandingkan hasil tes awal, hasil Siklus I dan Siklus II. Hasil penelitian menunjukkkan adanya peningkatan hasil belajar Bahasa Indonesia pada pembelajaran membaca cerpen pada siswa, terbukti pada tes awal siswa yang mencapai KKM hanya 15,38%, setelah dilakukan tindakan pada Siklus I meningkat menjadi42,30%. Sedangkan pada Siklus  II meningkat  menjadi 69,23%. Nilai rerata  siswa pada tes pra siklus 70,31 meningkat  menjadi  73,73  pada  Siklus  I dan  nilai rerata pada Siklus II adalah 77,88.  Kata kunci: Membaca cerpen, pendekatan kontekstual