Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH VARIASI DIAMETER PULLEY DAN V-BELT PADA ALAT PENGIRIS PISANG TERHADAP PUTARAN DAN KAPASITAS PRODUKSI HOME INDUSTRY KERIPIK PISANG IBU ROHANAH DI DESA RANDOBAWAGIRANG Badrun Amik; Riki Irfan; Cecep Nana Nasuha
Jurnal Fakultas Teknik Kuningan Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Fakultas Teknik
Publisher : Universitas Islam Al-Ihya Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70476/jft.v5i1.002

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi mesin pengiris pisang banyak dibutuhkan oleh home industry, untuk meningkatkan kapasitas produksi dengan menggunakan motor listrik 1200 rpm dirangkai pulley 60 mm, untuk mereduksi kecepatan putar v-belt ke pulley dengan ukuran 114 mm, 150 mm, 180 mm, 200 mm, 215 mm, dan 225 mm serta v-belt a-40, v-belt a-42, dan v-belt a-44. Tujuannya ialah untuk mengetahui perbandingan diameter pulley terhadap putaran dan kapasitas produksi dan pengaruh variasi pulley dan v – belt terhadap produktivitas mesin pengiris pisang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan cara melakukan studi literatur dan eksperimen. Dari hasil perbandingan yang dilakukan ditemukan 2 pulley yang menghasilkan putaran 480 rpm dan 400 rpm gengan hasil produktivitas keripik pisang yang ukurannya rata dan rapih, dari ke 3 v – belt yang di lakukan uji coba terdapat 1 v – belt yang paling bagus produktivitasnya yaitu v-belt A – 42 itu cocok untuk pulley ber diameter 150 mm, 180 mm dan, 200 mm untuk yang 200 mm itu waktu pengerjaan kebih lama dengan hasil persentasi produktivitas nya 0,90 kg dan untuk diameter 200 mm 0,78 kg. dengan hasil penelitian ter dapat 2 diameter pulley dan 1 v – belt yang hasil putaran dan kaasitas produksi serta produktivitas mesin nya bagus yaitu pulley diameter 150 mm dan 180 mm serta v- belt A – 42.
ANALISIS PENGARUH SUHU DAN WAKTU PADA SENSOR ECT TERHADAP PERFORMA ENGINE MANAGEMENT SYSTEM PADA MESIN TOYOTA AVANZA 2NR DALAM KONDISI STATIONER Riki Irfan; Rifdi Hamdi
Jurnal Fakultas Teknik Kuningan Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Fakultas Teknik
Publisher : Universitas Islam Al-Ihya Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70476/jft.v5i2.7

Abstract

Engine control digunakan buat mengatur pencampuran udara dan bahan bakar, ketika pengapian yang tepat, dan sistem pengontrolan lain di mesin sinkron memakai kondisi dan beban kerja kendaraan. Komponen EMS terdiri dari sensor, european, serta aktuator. selesainya menerima information berasal sensor-sensor, european menyampaikan sinyal pada aktuator untuk mengontrol mesin supaya bisa beroperasi sinkron menggunakan kondisi serta keadaan yg diinginkan. Penelitian ini bertujuan buat menganalisis dampak suhu dan saat pada sensor ECT terhadap performa EMS di mesin Toyota Avanza 2NR. Metode eksperimen digunakan memakai memvariasikan suhu 30°C dan saat kerja tiga s/d 18 mnt buat memperoleh facts mirip Engine RPM, Injection Time, Ignition Timing, intake Air Temperature, Engine Load, serta Air consumption. dampak penelitian menyampaikan bahwa ada dampak signifikan suhu dan saat kerja di sensor ECT terhadap performa EMS di syarat stasioner. Peningkatan suhu mengakibatkan penurunan secara bertahap di parameter Engine Load 42% sampai 34%, Engine RPM 1291,85 sampai 601,seventy seven RPM, Injection Time tiga,5 m/s sampai dua,three m/s, serta Air consumption four,ninety three g/s. consumption Air Temperature cenderung stabil pada lebih kurang 29°C hingga 36°C. Variasi jua terlihat pada parameter Ignition Timing buat memastikan pembakaran yang sempurna dan kinerja mesin yg most reliable.