Paputungan, Rahmat
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Upaya Kantor Urusan Agama dalam Mencegah Perkawinan Dini di Kecamatan Lolak, Bolaang Mongondow Amiri, Kartika Septiani; Paputungan, Rahmat
Al-Mujtahid: Journal of Islamic Family Law Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/ajifl.v3i2.2830

Abstract

This research focuses on the role of the Office of Religious Affairs/Kantor Urusan Agama (KUA) in reducing early marriage rates and the variables influencing such events in the Lolak Subdistrict, Bolaang Mongondow Regency, North Sulawesi. A qualitative descriptive method with a phenomenological approach is employed to understand participants' experiences regarding early marriage comprehensively. The research results indicate that the KUA plays a crucial role in lowering the incidence of early marriages in the Lolak Subdistrict. They refuse to approve marriages that violate the age limits set by Law Number 16 of 2019. In addition to withholding approval, the KUA also conducts educational programs to provide the community an understanding of these regulations. Islamic guidance is delivered directly in classroom settings to prevent early marriages. This research seeks to uncover the role of the KUA in addressing early marriages and the influencing variables in the Lolak Subdistrict. With an emphasis on education and the refusal to approve early marriages, the KUA is a crucial agent in combating early marriages in the region. Keywords: Office of Religious Affairs; Marriage, Early Age. ABSTRAKPenelitian ini berfokus pada peran Kantor Urusan Agama (KUA) dalam mengurangi angka pernikahan dini serta variabel yang mempengaruhi peristiwa tersebut di Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara. Metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi digunakan untuk mendapatkan gambaran komprehensif terhadap pengalaman partisipan penelitian seputar pernikahan dini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KUA memainkan peran yang penting dalam menurunkan angka pernikahan dini di Kelurahan Lolak. Mereka menolak memberikan persetujuan terhadap pernikahan yang melanggar batasan usia yang ditetapkan dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019. Selain menolak persetujuan, KUA juga menggelar program edukasi untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang peraturan tersebut. Bimbingan Islam disampaikan secara langsung dalam setting kelas untuk mencegah terjadinya pernikahan dini. Penelitian ini berusaha  mengungkap peran KUA dalam menangani pernikahan dini serta variabel-variabel yang mempengaruhinya di Kecamatan Lolak. Dengan penekanan pada edukasi dan penolakan persetujuan pernikahan dini yang ditentukan, KUA bertindak sebagai agen penting dalam memerangi pernikahan dini di wilayah tersebut.