Belajar adalah proses yang dialami oleh manusia sepanjang hidup, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun sekolah. Sekolah sebagai lembaga formal menyediakan pendidikan yang terstruktur. Pendidikan adalah upaya sadar yang dilakukan keluarga, masyarakat, dan pemerintah untuk mempersiapkan peserta didik melalui bimbingan, pengajaran, dan latihan. Tugas guru adalah memastikan siswa belajar secara optimal, terutama dalam mata pelajaran seperti IPA yang memerlukan pemahaman konsep mendalam tentang fenomena alam. Proses pembelajaran IPA harus interaktif dan kreatif untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa. Salah satu metode yang efektif adalah penggunaan media digital dalam pembelajaran. Media digital seperti augmented reality, virtual reality, dan platform pembelajaran interaktif dapat membuat pembelajaran lebih menarik dan mudah diakses. Namun, keberhasilan penggunaan media digital dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti ketersediaan teknologi, kompetensi guru, dan dukungan infrastruktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media digital dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar, peran guru, serta kelebihan dan kekurangan media digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, metode ini digunakan untuk mengumpulkan data dari guru dan sumber lainnya, dengan hasil diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di sekolah dasar serta memberikan rekomendasi media digital yang efektif.