niya_, husniyah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Penyebab Pemukiman Kumuh di Tengah Kota : Studi Kasus : Kampung 1001 Malam di Kota Surabaya niya_, husniyah
Jurnal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi Vol. 1 No. 2 (2021): Agustus : Jurnal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi (JEBAKU)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jebaku.v1i2.139

Abstract

Permukiman kumuh ialah kawasan yang secara tidak langsung terabaikan dari pembangunan kota, hal ini menyebabkan permukiman tersebut mengalami penurunan secara fisik, sosial ekonomi serta budaya, tak hanya itu pemukiman penduduk pun menjadi lebih padat dengan prasarana yang sangat minim. Sedangkan pemukiman di perkotaan tumbuh secara pesat dan pertumbuhan penduduk maupun urbanisasi, inilah alasan yang menyebabkan timbulnya kawasan pemukiman padat penduduk yang kumuh. Seperti salah satu contoh pemukiman kumuh padat penduduk yang ada di Kota Surabaya dan tidak banyak masyarakat tau terletak di Kelurahan Dupak, Kecamatan Krembangan, Surabaya Utara. Penduduk setempat hidup dengan berkelompok dan membangun sebuah tempat tinggal tanpa memperhatikan ruang untuk fasilitas yang digunakan sebagai penunjang pemukiman. Tempat tinggal/hunian di pemukiman ini bentuknya semi permanen dan permanen serta dengan sarana prasarana yang sangat terbatas seperti kurangnya air bersih, akses jalan yang sangat sempit, serta banyak air limbah dari pabrik dan banyak sampah menumpuk. Tujuan dari penelitian ini ialah teridentifikasi pemukiman padat penduduk yang kumuh di Kelurahan Dupak, Kecamatan Krembangan, Kota Surabaya Utara. Sedangkan untuk manfaat dari penelitian ini sebagai masukan bagi pemerintah daerah atau komunitas lokal dari sekelompok mahasiswa atau masyarakat untuk membantu program dari pemerintah untuk meningkatkan kualitas pemukiman kumuh dengan cara menyusun strategi penataan pemukiman dalam jangka pendek maupun panjang.