Penerapan model pembelajaran yang kurang tepat berdampak pada rendahnya hasil belajar siswa, seperti yang dialami oleh siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 3 Purwakerthi dalam mata pelajaran Agama Hindu. Perlu diterapkan pembelajaran yang inovatif, salah satunya adalah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe bamboo dancing. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subyek penelitiannya adalah siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 3 Purwakerthi dengan subyek penelitian 29 orang siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode tes digunakan untuk memproleh data hasil belajar Pendidikan Agama Hindu. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe bamboo dancing dalam pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dapat meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Hindu. Rata-rata hasil belajar Pendidikan Agama Hindu siswa dari 73,1 pada awal siklus 1 meningkat menjadi 77,41 diakhir siklus II. Jadi dapat disimpulkan dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe bamboo dancing hasil belajar siswa mengalami peningkatan sebesar 4,31. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat diajukan saran kepada pihak-pihak terkait seperti: kepada para pendidik di Sekolah Dasar Negeri 3 Purwakerthi khususnya guru Agama Hindu, untuk menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe bamboo dancing dalam pembelajaran Agama Hindu, lebih meningkatkan pengelolaan pembelajaran dengan menggunakan metode yang variatif, dan berusaha untuk menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe bamboo dancing pada mata pelajaran lain karena terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa.