Syelvian, Natasya
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Media Sosial Sebagai Sarana Dalam Ibadah Minggu Di Masa Pandemik Covid-19 Di GKI Kanaan Perumnas IV: Social Media as a Means of Sunday Worship During the Covid-19 Pandemic at GKI Kanaan Perumnas IV Syelvian, Natasya
MURAI: Jurnal Papua Teologi Konstekstual Vol 4 No 2 (2023): Murai : Jurnal Papua Teologi Kontekstual
Publisher : Sekolah Tinggi Filsafat Teologi GKI "IZAAK SAMUEL KIJNE" Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58983/jmurai.v4i2.113

Abstract

Dalam masa Covid-19, penggunaan media sosial juga berdampak bagi jemaat GKI Kanaan Perumans 4 yang pada saat ini menggunakan youtube dan facbook untuk melakukan ibadah online. Seluruh aktivitas peribadatan dialihkan di rumah masing-masing, dan setiap hari minggu warga jemaat dapat menyaksikan pendeta menyampaikan firman melalui media sosial yakni melalui YouTube dan Facebook. Adapun pertanyaan penelitian adalah: 1. Bagaimana pemahaman warga jemaat GKI Kanaan PerumnaS 4 tentang penggunaan media sosial dalam ibadah minggu. 2 Bagaimana pengaruh penggunaan media sosial terhadap pertumbuhan Iman dalam ibadah minggu di masa pandemik covid 19. Tujuan penelitian adalah: 1. Untuk mengetahuai penggunaan Media Sosial dalam ibadah minggu. 2. Untuk mengetahui pengaruh penggunaan Media Sosial terhadap pertumbuhan iman dalam ibadah minggu ditengah pandemic covid 19. Metode penelitian yang digunakan adalah Metode Penelitian Deskriptif Kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam situasi pandemic covid 19 pada saat ini media sosial sangat berperan penting terutama dalam peribadatan. Karena hampir seluruh gereja melakukan ibadah secara online atau virtual. hal ini menunjukan bahwa media sosial dapat menjadi sarana yang baik di masa pandemik, karena melalui media sosil setiap orang Kristen tetap mendapatkan pengajaran tentang Firman Tuhan. Hal ini juga di lakukan supaya pemberitaan tentang Firman Tuhan tidak boleh terhenti dalam situasi apapun. Pertumbuhan iman seseorang akan Yesus Kristus harus tetap hidup dan juga bertumbuh