rahakbauw, leni sipra helen
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Mahasiswa Dalam Mencegah Sengketa Dalam Proses Pemilihan Umum Di Kabupaten Biak Numfor rahakbauw, leni sipra helen
Legal Empowerment: Jurnal Pengabdian Hukum Vol 1 No 2 (2023): Legal Empowerment: Jurnal Pengabdian Hukum
Publisher : UPPM STIH Biak-Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46924/legal empowerment.v1i2.198

Abstract

Daftar pemilih tetap yang tidak akurat, adalah salah satu sebab dari ketidaksetaraan dalam hak pilih warga, hal tersebut merupakan salah satu masalah utama dalam pemilu. Logistik yang tidak akurat, baik secara jenis maupun jumlah, dapat mengganggu proses pemilu dan mengganggu proses demokrasi. Proses pemungutan suara dan penghitungan hasil dapat terganggu jika distribusi logistik yang terlambat dan salah sasaran dilakukan. Akurasi sistem informasi, kecukupan anggaran, proses pencairan anggaran, dan ketidakmampuan badan ad hoc untuk mengawasi proses pemilu adalah masalah teknis lainnya. Selain masalah teknis, ada masalah non-teknis seperti partisipasi pemilih yang rendah, politik uang, intimidasi, kekerasan, kriminalisasi penyelenggara pemilu, dan rendahnya kepercayaan publik. Semua masalah ini memerlukan perhatian khusus untuk memastikan pemilu berlangsung dengan benar. Untuk meningkatkan pemahaman tentang pencegahan sengketa dalam proses pemilihan di Bawaslu Kabupaten Biak Numfor, akademisi (mahasiswa) harus menjelaskan bagaimana proses pengakuan dan penanganan konflik tersebut dilakukan.
Preserving Tradition and Harmony: Customary Law’s Role in Resolving Ulayat Land Disputes Rahakbauw, Leni Sipra Helen
Jurnal Ilmu Hukum Kyadiren Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Ilmu Hukum Kyadiren
Publisher : PPPM, Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Biak-Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46924/jihk.v5i1.177

Abstract

In Indonesia, Indigenous Law Communities, exemplified by West Biak District, Papua, rely on customary law for conflict resolution in their territories. This research aims to address the resolution of ulayat land disputes and the optimization of the existence of customary law in the resolution of ulayat land disputes in West Biak District, Biak Numfor Regency. This qualitative study in West Biak District examines customary law’s role in cultural preservation and land dispute resolution. Primary data from interviews, secondary data from documents and literature, both analyzed for insights. The study reveals that customary land disputes in West Biak District result from unclear boundaries, unfair practices, the absence of historical witnesses, and increased land value. These are resolved via non-litigious mediation led by the traditional head, offering advantages over litigation