Sriwarday
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISISUSAHATANI DAN SISTEM PEMASARAN KOPI ARABIKA (Coffea arabica) DI KECAMATAN RIKIT GAIB KABUPATEN GAYO LUES Mawardi; Sriwarday
JURNAL AGRO NUSANTARA Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Agronusantara
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jan.v4i1.2894

Abstract

Kopi merupakan salah satu pilihan dalam usaha agribisnis di bidang perkebunan yang memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi diantara tanaman perkebunan lainnya, salah satunya kopi arabika selain dari cita rasanya kopi ini juga mempunyai daya simpan yang lebih lama sehingga banyak yang menggemari kopi tersebut.Dalam usahatani kegiatan pemasaran berperan sebagai pembuka jalan bagi produk sampai ke pasar. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahuiusahatani kopi Arabikamenguntungkansecaraekonomis di daerah penelitian. Untuk mengetahuikelayakanusahatani kopi Arabika didaerah penelitian. Untuk mengetahuipolapemasaran kopi Arabika di daerah penelitian. Penelitian yang dilakukan ini berjenis penelitian kuantitatifdenganbentukanalisis dan subjek yang dijadikansumberdalam penelitian ini adalahpetani kopi arabika. Data yang digunakanadalah data primer dan sekunder. Metode analisis data menggunakanperhitunganpenerimaan, pendapatan dan kelayakan. Hasil penelitian menunjukkanbahwakeuntungan petani kopi arabika di daerah penelitian sebesar Rp. 15.192.467 /tahun. Usahatani kopi arabikalayak untuk diusahakan di daerah penelitian dikarenakannilai R/C Rasio yang di perolehlebihbesardarisatu (R/C Rasio> 1). Dengannilai 5,64 > 1, makadikatakanbahwausahatani kopi arabikalayak di usahakan di KecamatanRikitGaibKabupaten Gayo Lues. Pola saluranpemasaran di KecamatanRikitGaibKabupaten Gayo Lues memiliki 2 saluranpemasaran yang digunakan oleh petaniyaitu :saluran I ( petani – pedagangbesar – konsumen ), saluranpemasaran 2 ( petani – pedagangpengumpul – pedagangbesar – konsumen ). Margin pemasaran yang diperoleh pada saluran I sebesar Rp. 1.500/kg sementara margin pemasaransaluran II sebesar Rp. 5.000/kg. Keuntungan yang diperoleh pada saluran I sebesar Rp 1.050/kg sementarasaluran II memilikikeuntungansebesar Rp. 4.250/kg. Pada saluran I memilikiEfisiensiPemasaransebesar 1,69% sementarasaluran II sebesar 2,58%.