Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kepuasan pengguna, yaitu mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana, terhadap Flexible Learning (F-learn) berdasarkan analisis pengalaman. Evaluasi ini diperlukan karena pengalaman mahasiswa yang berbeda-beda dalam menggunakan F-learn mempengaruhi kepuasan mereka terhadap F-learn. Pengalaman yang tidak sesuai dengan harapan dapat menyebabkan ketidakpuasan mahasiswa. Penelitian ini menerapkan metode deskriptif kuantitatif dan menggunakan User Experience Questionnaire (UEQ). Setelah melakukan pengumpulan data melalui survei dan analisis menggunakan UEQ data analysis tools, maka diperoleh hasil rata-rata pengalaman mahasiswa dari enam variabel (attractiveness, Perspicuity, Efficiency, Dependability, Stimulation, Novelty), adalah 1,256. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa mahasiswa UKSW sudah puas terhadap F-learn. Aspek pengalaman yang menyumbang kepuasan mahasiswa adalah dari semua variabel, karena semua berada pada kategori above average atau diatas rata-rata. Mahasiswa menilai kepuasan paling tinggi pada perilaku F-learn dalam memprediksi kebutuhan dan berinteraksi dengan mahasiswa (Dependability). Sedangkan kepuasan paling rendah pada kurangnya inovasi F-learn (Novelty). Dari sisi kualitas, kepuasan mahasiswa paling tinggi terhadap kemampuan praktis dan kemudahan dari F-learn (Pragmatic Quality). Sedangkan kepuasan terendah pada kemampuan dalam inovasi (Hedonic Quality). Oleh karena itu, untuk meningkatkan kepuasan pengguna, secara khusus pihak UKSW perlu mempertimbangkan aspek-aspek pada faktor terendah, yaitu Novelty dan Hedonic Quality.