Wiryawan, Avita Putri
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Efektivitas Penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS): Rehabilitasi Sosial Anak Terlantar oleh Dinas Sosial Kabupaten Tegal Wiryawan, Avita Putri; -, Kushandajani -
Journal of Politic and Government Studies Vol 13, No 4 : Periode Wisuda Oktober 2024
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya identifikasi permasalahan pelayanan Dinas Sosial Kabupaten Tegal. Salah satu permasalahan tersebut ialah belum optimalnya pelayanan rehabilitasi sosial anak terlantar yang termasuk ke dalam kategori Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Anak yang semestinya dirawat dengan baik dan dipenuhi hak serta kebutuhan dasarnya ditelantarkan, di mana penelantaran tersebut menimbulkan dampak negatif yang merugikan bagi diri mereka. Sehubungan dengan itu, Dinas Sosial Kabupaten Tegal berupaya mengatasi permasalahan anak terlantar dengan pelayanan rehabilitasi sosial. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggali informasi dan data mengenai pelayanan rehabilitasi sosial anak terlantar oleh Dinas Sosial Kabupaten Tegal yang hasilnya akan dianalisis lebih lanjut dalam kaitannya dengan efektivitas pelayanan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, dokumentasi, serta studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan rehabilitasi sosial anak terlantar oleh Dinas Sosial Kabupaten Tegal sudah cukup optimal, tetapi masih terdapat kekurangan dalam aspek ketepatan manfaat program, sarana dan prasarana, serta sumber daya manusia yang perlu ditingkatkan. Rekomendasi yang dapat diberikan di antaranya mencakup penyediaan sarana untuk layanan kedaruratan, prasarana berupa buku untuk belajar anak, penambahan jumlah sumber daya manusia yang bertugas berjaga di rumah singgah, serta penyelenggaraan kegiatan bimbingan yang lebih bervariasi dengan memperhatikan pengembangan potensi anak