Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MAKNA SIMBOL KOMUNKASI DALAM PROSES PERNIKAHAN ADAT ETNIS WAWONII (STUDI KASUS DI DESA LAMOLUO KECAMATAN WAWONII BARAT KABUPATEN KONAWE KEPULAUAN) Engdriyani, Eka
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol 2, No 4 (2017): Edisi Oktober
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Ha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.733 KB) | DOI: 10.52423/jikuho.v2i4.3691

Abstract

Sebuah penelitian kualitatif, permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimanakah makna simbol komunikasi dalam proses pernikahan adat etnis Wawonii. Penelitian ini dilakukan sebagai salah satu bahan penyusunan Skripsi untuk memenuhi syarat guna memperoleh Sarjana Ilmu Komunikasi (S.I.K) pada jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Halu Oleo dibawah bimbingan Ibu Dr. Hj. Siti Harmin, M.Si sebagai pembimbing pertama dan Bapak Joko, S.Sos.,M.Si sebagai pembimbing kedua.             Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis deskriptif kualitatif dengan jumlah informan penelitian sebanyak 7 orang yang berasal dari masyarakat Desa Lamuluo yang diambil secara sengaja (purposive sampling). Dalam melakukan pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa simbol komunikasi dalam adat pernikahan Wawonii berupa wadah/kolungku, pinang hijau dibelah dua, daun sirih, kapur/ngapi dan rokok. Wadah atau kolungku yang digunakan pada prosesi pernikahan etnis Wawonii melambangkan bersatunya dari dua keluarga yakni keluarga pihak laki-laki dan perempuan. Sementara itu pinang hijau dibelah dua melambangkan penyatuan dua insan manusia yang didasari oleh cinta dan kasih sayang yang murni untuk dilanjutkan ke jenjang pernikahan. Daun sirih melambangkan keluarga besar yang terbentuk akibat pernikahan putra putri dari dua keluarga yang berbeda maupun keturunan yang dihasilkan dari pernikahan tersebut. Ngapi atau kapur melambangkan kesucian hati dua insan manusia yang akan menggelar pernikahan. Sedangkan rokok adalah bentuk untuk mengabari atau mengundang kerabat dan keluarga.  Kata Kunci: Simbol, Komunikasi, Pernikahan, Adat