Tujuan penelitian ini, yaitu (1) untuk mengetahui dinamika komunikasi kelompok masyarakat Bonegunu dengan Pemerintah terhadap penempatan Ibukota Kabupaten Buton Utara, (2) untuk mengetahui dinamika komunikasi kelompok masyarakat Kulisusu dengan Pemerintah terhadap penempatan Ibukota Kabupaten Buton Utara. Penelitian ini bersifat kualitatif. Pengumpulan data menggunakan teknik : observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) Dinamika komunikasi kelompok yang terjadi antara masyarakat dengan Pemda terkait polemik penempatan Ibukota Kabupaten masih dalam kondisi yang wajar dan kondusif. Bentuk komunikasi yang dilakukan dalam penyelesaian polemik penempatan Ibukota Kabupaten Buton Utara adalah komunikasi fungsional, komunikasi struktural, dan komunikasi kultural. Tetapi penerapannya belum maksimal seperti yang diharpakan, yakni polemik Ibukota Kabupaten Buton Utara dapat terselesai. Ini dikarenakan oleh kurang dipahaminya konsep komunikasi efektif dalam interaksi sosial. (2) Terjadinya dinamika komunikasi kelompok yang berkepanjangan antara masyarakat dan pemerintah dalam upaya penempatan Ibukota Kabupaten Buton Utara disebabkan oleh sikap Pemda yang lambat dan kurang serius dalam memandang akar persoalan polemik Ibukota Kabupaten Buton Utara. Kata Kunci : Dinamika Komunikasi, Masyarakat, Pemerintah, Penempatan Ibukota