Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EXPLORING THE RELATIONSHIP BETWEEN VOCABULARY MASTERY AND PLAGIARISM AMONG UNIVERSITY STUDENTS Hartono, Dang Arif; Stefanus Angga Badara Prima; Jonathan Gultom; Wahyu Indriyo
The Journal Of English Teaching For Young And Adult Learners Vol. 3 No. 2 (2024): Journal of English Teaching for Young and Adult learners
Publisher : English Education Study Program STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21137/jeeyal.2024.3.2.1

Abstract

This study investigates the relationship between vocabulary mastery and plagiarism among university students. Conducted at a private university in West Jakarta, Indonesia, it involved 71 students from various majors enrolled in a rhetoric and composition course. Using iThenticate to measure plagiarism and the Vocabulary Levels Test (VLT) to assess vocabulary proficiency, the research found a low average plagiarism rate of 11.56% in the students' essays. The study revealed no significant correlation between vocabulary mastery and the extent of plagiarism. Additionally, no substantial difference was observed in the amount of plagiarized content between students with lower and higher vocabulary proficiency. These findings suggest that vocabulary mastery alone may not be a significant factor in determining plagiarism behaviors, highlighting the multifaceted nature of plagiarism. The study underscores the need for further research into other potential contributors to plagiarism, such as psychological factors and cultural influences, and emphasizes the importance of teaching proper citation practices to combat academic dishonesty.
Analisis Demografi dan Pengetahuan Konsumen terhadap Ekolabel pada Tuna Kaleng Banguning Asgha; Wahyu Indriyo
Jurnal Kelautan dan Perikanan Indonesia Vol 5, No 3: Desember (2025)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jkpi.v5i3.28216

Abstract

Ekolabel berperan penting dalam mendorong praktik perikanan berkelanjutan dengan memberikan informasi kepada konsumen mengenai atribut ramah lingkungan suatu produk. Dalam konteks industri tuna Indonesia yang menjadi salah satu produsen utama dunia, pemahaman konsumen terhadap ekolabel menjadi aspek penting dalam mendukung pengelolaan sumber daya laut yang berkelanjutan. Studi ini merupakan kajian pertama yang menilai pemahaman elolabel pada produk tuna di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis tingkat pengetahuan konsumen tuna kaleng terhadap tiga jenis ekolabel: Dolphin-Safe, Marine Stewardship Council (MSC), dan Fairtrade, serta menelaah hubungan antara faktor demografi (jenis kelamin, usia, pendidikan, dan pendapatan) dengan tingkat pengetahuan tersebut. Hasil survei terhadap konsumen tuna kaleng di Jakarta menunjukkan bahwa label Dolphin-Safe paling dikenal karena telah lama hadir di pasar domestik, sementara MSC dan Fairtrade masih relatif kurang dipahami. Tingkat pendidikan dan pendapatan terbukti berhubungan signifikan dengan pengetahuan terhadap MSC dan Fairtrade, sedangkan jenis kelamin hanya berhubungan dengan label Dolphin-Safe. Tidak ditemukan hubungan antara usia dan pengetahuan terhadap ketiga label. Temuan ini menunjukkan perlunya strategi edukasi publik oleh pemerintah dan produsen untuk meningkatkan literasi konsumen mengenai ekolabel baru seperti MSC dan Fairtrade sebelum diterapkan secara luas.