Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perkembangan Trasportasi Darat, Laut serta Udara di Kota Surabaya pada Awal Abad ke-20 zahir, Zahir
Historia Madania: Jurnal Ilmu Sejarah Vol 7, No 2 (2023): Historia Madania: Jurnal Ilmu Sejarah
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hm.v7i2.31011

Abstract

The development of transportation modes is one of the keys to developing a region towards modernity. The development of modes of transportation always moves in line with technological developments in its time, making the emergence of transportation, whether land, sea or air, always a marker of progress and modernization of a country or region. In the city of Surabaya, the emergence of modern modes of transportation is a support for city mobilization which relies on the industrial and economic sectors. The city of Surabaya is developing because the economic sector is increasingly growing with the emergence of various forms of transportation that are driving the mobility of people and goods that connect the city of Surabaya with its supporting areas and other areas. The development of transportation in this city is also a sign of the increasingly advanced city of Surabaya from the end of the 19th century to the beginning of the 20th century, which was based on the applied technology and industrial sectors. Transportation advances are not only limited to supporting the economic sector, but are also used for administrative and military purposes in the city of Surabaya.
PERSENTASE KETIDAKSEIMBANGAN BEBAN UNTUK KAPASITAS DAYA DI GARDU DISTRIBUSI TERHADAP PEMBEBANAN TRAFO ilhamarfandi, ilham; fuadaliefahalmawardy, fuad; rizalduyo, rizal; zahir, zahir; Nasri, Andi; Khadijah, St
VERTEX ELEKTRO Vol 17, No 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jte.v17i1.17143

Abstract

Intisari : Persentase ketidakseimbangan beban untuk kapasitas daya di gardu distribusi terhadap  pembebanan trafo dibimbing oleh Bapak DR. Ir. Zahir Zainuddin, M.Sc, dan,. Rizal A Duyo, S.T,. M.T. Adapun tujuan dari pada penelitian ini adalah Mendeskripsikan kondisi gardu distribusi di feeder Soreang PT PLN (Persero) Rayon Mattirotasi Parepare, Mendeskripsikan sistem pemeliharaan gardu distribusi yang diterapkan di PT PLN (Persero) Rayon Mattirotasi Parepare dan membandingkannya dengan SOP dan SPLN. Mendeskripsikan akibat dari pemeliharaan gardu distribusi yang tidak sesuai dengan standar. Metode yang dipergunakan pada penelitiann ini adalah mengadakan penelitian dan pengambilan data di PT PLN (Persero) Area Parepare Rayon Mattirot. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini adalah. Pembebanan gardu distribusi yang berada di feeder Soreang untuk gardu     GT. 22 nilai arus perfasanya adalah: IR = 255 A, IS = 282 A, IT = 253 A. Persentae pembebanan gardu distribusi yang berada di feeder Soreang gardu distribusi yang berada di feeder Soreang terlihat baik dan bersih, dalam batas toleransi yakni -10% dari tegangan nominal. Terdapat 6 gardu yang memiliki persentase pembebanan melebihi standar yakni 80% dan terdapat 11 gardu yang mengalami ketidakseimbangan beban.Sistem pemeliharaan yang diterapkan pada PT.PLN (Persero) Rayon Mattirotasi sudah terjadwal kegiatan pemeliharaannya, namun pelaksanaannya belum sesuai dengan SOP.Pemeliharaan yang tidak teratur serta management yang kurang baik dapat mengakibatkan menurunnya keandalan sistem dan kontinuitas pelayanan listrik kekonsumen serta berkurangnya lama waktu pakai pada setiap komponen.
PERSENTASE KETIDAKSEIMBANGAN BEBAN UNTUK KAPASITAS DAYA DI GARDU DISTRIBUSI TERHADAP PEMBEBANAN TRAFO ilhamarfandi, ilham; fuadaliefahalmawardy, fuad; rizalduyo, rizal; zahir, zahir; Nasri, Andi; Khadijah, St
VERTEX ELEKTRO Vol. 17 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jte.v17i1.17143

Abstract

Intisari : Persentase ketidakseimbangan beban untuk kapasitas daya di gardu distribusi terhadap  pembebanan trafo dibimbing oleh Bapak DR. Ir. Zahir Zainuddin, M.Sc, dan,. Rizal A Duyo, S.T,. M.T. Adapun tujuan dari pada penelitian ini adalah Mendeskripsikan kondisi gardu distribusi di feeder Soreang PT PLN (Persero) Rayon Mattirotasi Parepare, Mendeskripsikan sistem pemeliharaan gardu distribusi yang diterapkan di PT PLN (Persero) Rayon Mattirotasi Parepare dan membandingkannya dengan SOP dan SPLN. Mendeskripsikan akibat dari pemeliharaan gardu distribusi yang tidak sesuai dengan standar. Metode yang dipergunakan pada penelitiann ini adalah mengadakan penelitian dan pengambilan data di PT PLN (Persero) Area Parepare Rayon Mattirot. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini adalah. Pembebanan gardu distribusi yang berada di feeder Soreang untuk gardu     GT. 22 nilai arus perfasanya adalah: IR = 255 A, IS = 282 A, IT = 253 A. Persentae pembebanan gardu distribusi yang berada di feeder Soreang gardu distribusi yang berada di feeder Soreang terlihat baik dan bersih, dalam batas toleransi yakni -10% dari tegangan nominal. Terdapat 6 gardu yang memiliki persentase pembebanan melebihi standar yakni 80% dan terdapat 11 gardu yang mengalami ketidakseimbangan beban.Sistem pemeliharaan yang diterapkan pada PT.PLN (Persero) Rayon Mattirotasi sudah terjadwal kegiatan pemeliharaannya, namun pelaksanaannya belum sesuai dengan SOP.Pemeliharaan yang tidak teratur serta management yang kurang baik dapat mengakibatkan menurunnya keandalan sistem dan kontinuitas pelayanan listrik kekonsumen serta berkurangnya lama waktu pakai pada setiap komponen.