Latar Belakang: Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) adalah infeksi pernapasan yang disebabkan mikroorganisme pada saluran napas baik bagian atas maupun bawah. ISPA paling umum terjadi pada saluran pernafasan atas yaitu rongga hidung, faring, dan laring dengan gejala pilek, faringitis atau radang tenggorok, laringitis, dan influenza tanpa komplikasi. ISPA merupakan penyakit yang terbanyak terjadi di negara berkembang dengan tingkat morbiditas dan mortalitas cukup tinggi terutama pada anak balita. Tujuan: diketahuinya faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada anak usia 0-5 tahun yang berobat rawat jalan di RS Budi Kemuliaan tahun 2021. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis analitik observasional dengan desain cross sectional dengan perbandingan dua kelompok. Sampel penelitian adalah balita berumur 0-5 tahun dengan jumlah 178 sampel, pada kelompok kontrol 89 anak dan kelompok kasus 89 anak, sampel diambil dengan teknik random sampling dari data rekam medis. Hasil: Â Menunjukkan bahwa ada hubungan antara usia, status imunisasi terhadap ISPA (nilai p<0,05). Tidak ada hubungan antara berat lahir, status gizi dan pemberian ASI terhadap ISPA (nilai p> 0,05). Simpulan: berdasarkan hasil penelitian adanya hubungan yang bermakna pada usia dan status imunisasi dengan kejadian ISPA pada anak usia 0-5 tahun di RS Budi Kemuliaan tahun 2021, diketahui bahwa anak usia kurang dari 5 tahun mudah terkena penyakit karena imunitas tubuh yang masih berkembang. Dari hasil penelitian ini disarankan kepada orangtua untuk meningkatkan pemberian imunisasi pada anak sesuai usianya.Â