Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Satu Rasa Dalam Keindahan Nusantara Pertukaran Mahasiswa Merdeka Angkatan Dua Elza L.L. Saragih; Delavia Sihombing
Jurnal Mahasiswa Kreatif Vol. 1 No. 3 (2023): Mei: Jurnal Mahasiswa Kreatif
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jmk-widyakarya.v1i3.402

Abstract

The Merdeka Learning Campus Merdeka Program (MBKM which has been running at the Faculty of Language and Literature education and all faculties of education at the University of HKBP Nommensen Medan) is considered to have an impact on the quality of learning and student quality. This study analyzes the impact of MBKM on student quality from the perspective of FKIP students. Based on the results of a survey analysis of 224 respondents, FKIP students who interact directly with inbound students, found a positive impact on student quality. The biggest impact is seen in increasing diversity tolerance and accepting differences. Apart from that, FKIP Nommensen Medan students also felt an increase in their communication and collaboration skills.
Analisis Dialek dan Sosiolek Pada Pakpak Simsim dan Pakpak Pegagan Di Kabupaten Pakpak Bharat Nomi Agustina Simorangkir; Crisdayanti Sitorus; Sepmasrina Padang; Elza L.L. Saragih; Nursina Yunika Manik; Debi Margaret Kaloko
Jurnal Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Vol. 1 No. 2 (2026): Edisi Januari-Maret
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan variasi bahasa yang ditinjau dari aspek penutur, khususnya variasi dialek dan sosiolek dalam percakapan masyarakat Pakpak, yaitu antara penutur Pakpak Simsim dan Pakpak Pegagan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa simak dan catat terhadap percakapan alami antarpenutur. Data penelitian berupa tuturan lisan yang dianalisis berdasarkan aspek dialektologis, sosiolinguistik, dan fonologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan dialek yang tampak pada pilihan leksikal dan bentuk ujaran khas masing-masing wilayah, seperti penggunaan kata kolan, sadia, enjoh, dan laus. Selain itu, variasi sosiolek terlihat dari penggunaan bahasa informal yang mencerminkan hubungan akrab, kesetaraan status sosial, serta latar sosial penutur. Analisis fonologis menunjukkan adanya perbedaan realisasi bunyi, terutama pada variasi vokal dan konsonan yang menjadi ciri khas masing-masing dialek. Dengan demikian, variasi bahasa dalam percakapan Pakpak Simsim dan Pakpak Pegagan tidak hanya dipengaruhi oleh faktor geografis, tetapi juga oleh faktor sosial penutur.