Harma, Haryani Rahmanita
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kajian Semiotika Membangun Pemikiran Kritis Mahasiswa dalam Mempelajari Bahasa Indonesia Harma, Haryani Rahmanita
Prosodi Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Vol 18, No 1: (2024): prosodi
Publisher : Program Studi Bahasa Inggris Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/prosodi.v18i1.23239

Abstract

Seperti yang Anda ketahui, novel merupakan salah satu genre sastra yang berbentuk prosa, sehingga istilah novel sudah tidak asing lagi di telinga kita. Cerita dalam novel bisa bersifat fiksi atau terinspirasi dari kisah nyata kehidupan sehari-hari. Menurut Witya Fitriah dkk (2023), novel adalah teks naratif berbentuk prosa panjang yang memuat beberapa tokoh dan peristiwa fiksi. Unsur-unsur penting dalam sebuah novel meliputi alur, ciri latar belakang, sudut pandang, dan tema. Saat ini banyak sekali karya sastra yang menggunakan data faktual. Oleh karena itu, timbul pertanyaan apakah data-data yang disajikan dalam novel tersebut benar-benar ditulis oleh pengarangnya apa adanya, atau justru disempurnakan agar terlihat lebih menarik? Selanjutnya menurut Sobur (2004), Witya Fitriah dkk (2023) Semiotika adalah metode analisis dalam mengkaji tanda. Sesuatu seperti tanda di kehidupan sehari-hari. Secara etimologis, istilah semiotika berasal dari bahasa Yunani semeion yang berarti “tanda”. Simbol itu sendiri didefinisikan berdasarkan konvensi sosial yang berlaku Sebelumnya, hal itu dianggap mewakili sesuatu yang lain. Secara terminologis, semiotika dapat diartikan sebagai ilmu yang mempelajari berbagai macam objek dan peristiwa Suatu peristiwa sebagai simbol, keseluruhan budaya. Van Soest mendefinisikan semiotika sebagai berikut: semua ilmu yang berhubungan dengan simbol dan fungsinya, Hubungan itu, dengan kata lain, menurut pihak pengirim dan penerimanya. Gunakan ini. Menurut Chaer, A (2018), tanda tidak hanya digunakan sebagai istilah umum untuk segala sesuatu yang termasuk dalam kajian semiotika, tetapi juga merupakan salah satu unsur khusus dalam kajian semiotika. atau mengungkapkan ide, pikiran, perasaan, benda, atau tindakan dengan cara yang bermakna, langsung dan alami.    Penelitian ini menggunakan metode desain deskriptif kualitatif: deskripsi gejala, peristiwa, dan kejadian yang sedang terjadi. Penelitian deskriptif kualitatif ini menitikberatkan pada permasalahan yang sebenarnya pada saat peristiwa atau masalah itu terjadi. Penelitian ini mengkaji tentang tokoh-tokoh yang muncul dalam novel “Daun Jatuh Tidak Pernah Membenci Angin” karya Tere Liye, puisi Patahan Ranting “Hujan Seikhlas Awan Mencintai”, dan kumpulan cerita pendek “Dinding Cerita” karya Haryani. dkk juga dijelaskan. dapat ditemukan. Penelitian ini berfokus pada analisis semiotika Roland Barthes, dan fokus pada (1) kode hermeneutik (kode pemecahan teka-teki), (2) kode semitik (makna konotasi), (3) kode simbolik (4) Membahas lima kode proaletik. kode (logika perilaku). (5) Kode Gnomic (kode budaya). Penelitian ini akan mengumpulkan data dengan menggunakan teknik mendengarkan dan membaca serta analisis terhadap setiap kode yang ditampilkan.