Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Cegah dan atasi perundungan (bullying) dengan menjadi Upstanders di SMK Ma’arif Hasyim Asy’ari Tegalombo Inganatul Khasanah
MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary Vol. 2 No. 9 (2024): September
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia yang mencakup perluasan wawasan, pengetahuan, dan keterampilan. Dalam beberapa tahun terakhir, istilah bullying, atau perundungan dalam bahasa Indonesia, semakin banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya di kalangan anak muda tetapi juga di kalangan orang dewasa. Kejadian perundungan dalam masyarakat memiliki beragam intensitas, dari yang kecil hingga yang besar. Kasus perundungan verbal sering kali disamarkan sebagai guyonan, meskipun dapat membuat korban merasa sangat tidak nyaman. Contoh perundungan dengan intensitas tinggi termasuk pengucilan di sekolah karena perbedaan fisik, kognitif, atau materi. Mengingat berbagai kondisi dan penyebab perundungan ini, sangat penting untuk memahami fenomena bullying lebih dalam. Harapannya, dengan pemahaman yang lebih baik tentang perundungan, kita dapat mengurangi perilaku tersebut dan mencegah semakin banyaknya korban bullying. Dalam konteks ini, peran kita sebagai upstanders sangat penting; kita harus mengambil tindakan empati ketika melihat perilaku perundungan untuk membantu mengurangi penderitaan korban. Metode pengabdian yang dilakukan mencakup penyuluhan dan diskusi kelompok tentang bullying dan dampaknya, pelatihan keterampilan sosial untuk siswa/siswi SMK Ma'arif Hasyim Asy'ari Tegalombo, serta kampanye kesadaran tentang pentingnya peran upstanders dalam lingkungan sekolah. Dengan adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, diharapkan peserta didik akan memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai cara pencegahan bullying dan berperan aktif sebagai upstander dalam menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan inklusif.
Management of Financing for Supporting Operational Costs in the Administration of Education at SMK Hasyim Asy’ari Tegalombo Inganatul Khasanah
Journal of Management Specialists Vol. 2 No. 2 (2024): Journal of Management Specialists
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze and evaluate the management of financing for supporting operational costs in the administration of education at SMK Hasyim Asy'ari Tegalombo. Effective and efficient financial management is crucial to ensuring the continuity and quality of the educational process in schools. This research employs a qualitative approach with data collection techniques including interviews, observations, and documentation. The research participants consist of the school principal, treasurer, and administrative staff directly involved in school financial management. The results indicate that the management of supporting operational costs in the administration of education at SMK Hasyim Asy'ari implements School Based Management (SBM), which allows for autonomy in planning, managing, and supervising programs tailored to the school's needs. The use of funds is focused on enhancing educational services without any intervention or deductions from external parties. This management involves teachers and the school committee, adhering to the guidelines for preparing the School Budget Plan, professional fund management, and annual evaluations. The financing components at SMK Hasyim Asy'ari cover various aspects such as learning and extracurricular activities, improving the quality of educators and educational staff, participation in competitions, learning evaluations, provision of tools and learning media, maintenance of facilities and infrastructure, additional income for non-permanent teachers and staff, school literacy activities, procurement of multimedia tools, character education reinforcement, and funding for activities not covered by regular school operational assistance funds. The final evaluation of Operational Support Costs for Providing Education implementation is conducted by the SMK Hasyim Asy'ari institution, involving the entire academic community of the school, including the general treasurer, assistant treasurer, and the principal as the policy decision-maker. With effective management, BPOPP can optimize the management of supporting operational costs and improve the quality of educational services at SMK Hasyim Asy'ari Tegalombo.
Design of Islamic Education Policy Based on Human Resource Competence Inganatul Khasanah
Socio-Economic and Humanistic Aspects for Township and Industry Vol. 3 No. 1 (2025): Socio-Economic and Humanistic Aspects for Township and Industry
Publisher : Tinta Emas Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59535/sehati.v3i1.470

Abstract

Human resource (HR) competency is an important element in supporting organizational success. Competency refers to the ability, knowledge, skills, attitudes, and characteristics of individuals needed to carry out tasks optimally. Competency-based HR management emphasizes the importance of mapping competencies that are in accordance with job needs, as well as individual development through training and skills improvement programs. The purpose of HR competency management is to ensure that each position can function according to job demands and increase the effectiveness and efficiency of the organization. In addition, HR competency management can provide benefits to employees, such as increased skills, career development opportunities, and increased job satisfaction. For organizations, the benefits include recruitment effectiveness, accurate competency mapping, and better change management. Therefore, effective HR competency management will support the achievement of organizational goals and increase the company's competitiveness.
PENGARUH MOTIVASI KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA GURU SMK MA’ARIF HASYIM ASY’ARI TEGALOMBO Inganatul Khasanah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 1 (2024): FEBRUARI - MARET 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam rangka meningkatkan kepuasan kerja guru perlu dikondisikan oleh lembaga penyelenggara pendidikan. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Ma’arif Hasyim Asy’ari Tegalombo yang menyelenggarakan pendidikan menengah kejuruan juga mempunyai kewajiban untuk meningkatkan kepuasan kerja guru dalam melaksanakan proses kegiatan belajar mengajar di sekolah. Masalah yang ingin dikaji adalah tentang apa memotivasi kerja guru serta pengaruh motivasi kerja terhahadap kepuasan kerja guru. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan pendekatan kuantitatif. Dengan metode penelitian yang meliputi: uraian dan jumlah variabel, teknik mengukur variabel, teknik pengumpulan data, validitas dan reliabilitas alat ukur, penentuan populasi dan sampel; serta menganalisis data. Motivasi kerja adalah dorongan yang menyebabkan seorang guru bersedia melakukan kegiatan mengajar. Motivasi guru dalam mengajar berupa intensitas (kesungguhan dan ketekunan) yang tinggi dalam melaksanakan tugas mengajar, guru akan berusaha meningkatkan kemampuan diri untuk selalu menampilkan pelayanan yang lebih baik dalam mengajar dan guru mempunyai tanggung jawab moral. Kinerja guru dengan 44,5% atau 8 guru yang memiliki kinerja sangat tinggi, 39, 0% atau 7 guru memiliki kinerja tinggi dan 3 guru atau 16,5% mempunyai kinerja cukup. Serta ada 6 guru (33,3%) yang mempunyai motivasi kerja sangat tinggi, 8 guru (44,5%) mempunyai motivasi kerja tinggi, dan 4 guru (22,2%) mempunyai motivasi kerja cukup. Jadi, dapat dikatakan bahwa motivasi kerja guru berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja guru.
Pelayanan Perpustakaan Dalam Meningkatkan Minat Baca Siswa Di SMA Negeri 1 Tegalombo Inganatul Khasanah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 1 (2024): FEBRUARI - MARET 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh minat baca siswa yang sangat memprihatinkan saat ini. Minat baca siswa yang rendah berimplikasi pada kualitas lulusan. Sebagai upaya inovatif atas masalah rendahnya minat baca siswa, SMA Negeri 1 Tegalombo sebagai satu-satunya sekolah tingkat menengah di Kecamatan Tegalombo Pacitan berinisiatif meningkatkannya melalui peningkatan pelayanan perpustakaan. Perpustakaan sebagai lembaga penyedia informasi akan memiliki kinerja yang baik apabila didukung dengan manajemen yang memadai, sehingga seluruh aktivitas lembaga akan mengarah para upaya pencapaian tujuan yang telah dicanangkan. Penelitian ini bertujuan: 1) Menganalisis kebijakan pelayanan perpustakaan dalam meningkatkan minat baca siswa; 2) menganalisis pelaksanaan kebijakan pelayanan perpustakaan dalam meningkatkan minat baca; dan 3) menganalisis faktor pendukung dan faktor penghambat kebijakan pelayanan perpustakaan dalam meningkatkan minat baca siswa terhadap minat baca siswa di SMA Negeri 1 Tegalombo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Pengumpulan data penelitian melalui observasi partisipasi dan wawancara mendalam. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah teknik interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Upaya yang dilakukan SMA Negeri 1 Tegalombo untuk meningkatkan minat baca siswanya adalah melalui berbagai kebijakan, di antaranya dengan melakukan promosi perpustakaan, melakukan kerjasama dengan guru mata pelajaran, reading time, pojok baca, serta perpustakaan online (Inside Lan). Dengan adanya berbagai kebijakan tersebut, minat baca siswa semakin terlihat mengalami peningkatan. Minat baca itu pada dasarnya timbul dari hati nurani dari masing-masing individu. Akan tetapi, untuk memunculkan kesadaran tersebut sangat perlu bantuan dan motivasi dari berbagai pihak internal maupun eksternal. (2) Dalam rangka meningkatkan pelayanan dan minat baca siswa SMA Negeri 1 Tegalombo melaksanakan kebijakan-kebijakan, Pertama, dalam melakukan promosi perpustakaannya menggunakan berbagai metode dan cara, agar dapat menarik siswa. Kedua, Kerjasama dengan guru mata pelajaran. Ketiga, (Pojok Baca) Sekolah menyediakan fasilitas berupa tempat-tempat baca di beberapa sudut sekolah. Keempat, Reading Time. Kelima, Perpustakaan online (Inside Lan). (3) Kebijakan layanan perpustakaan di SMA Negeri 1 Tegalombo, dipengaruhi oleh berupa faktor pendukung dan penghambat baik secara Internalnya maupun eksternal. Kata Kunci : Pelayanan Perpustakaan, Minat Baca