ABSTRAKMetrologi Legal merupakan peran penting dalam melindungi masyarakat. Meskipun ada dua undang-undang yang pada akhirnya melindungi konsumen, namun dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1981 tentang Metrologi Legal berfokus kepada alat ukur, takar, timbang dan perlengkapannya untuk melindungi konsumen dengan mengukur kebenaran hasil dari alat tersebut. Undang-Undang ini sudah terbentuk jauh lebih lama dibandingkan dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen .Sampai saat ini masih ditemukan pelaku usaha yang tidak menera ulang timbangannya di pasar tradisional dengan berbagai alasan yang menunjukkan bahwa penegakan hukum belom maksimal dilakukan kepada pelaku usaha tersebut. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian Yuridis-Empiris yang berfokus pada pengamatan langsung di lapangan serta didukukung dengan sumber sekunder seperti Undang-Undang.Melalui analisis penulis mendeskripsikan fakta di lapangan khususnya di pasar flamboyan dan Kemuning, pada penelitian ini dapat dianalisis kesesuaian penegakan hukum dengan aturan dan kasus yang ada di lapangan. Hasilnya penulis menemukan bahwa penegakan hukum belom dilakukan secara maksimal oleh penegak hukum. Kata Kunci: Metrologi Legal, Tera/tera ulang, Alat ukur takar timbang, Timbangan pegas, timbangan elektronik, Pelaku Usaha, Penegakan Hukum. ABSTRACTLegal Metrology plays an important role in protecting the public. Although there are two laws that ultimately protect consumers, Law Number 2 Year 1981 on Legal Metrology focuses on measuring, measuring, weighing and equipment to protect consumers by measuring the correctness of the results of these tools. This law has been formed much longer than Law No. 8/1999 on Consumer Protection.Until now, there are still business actors who do not re-remember the scales in traditional markets for various reasons which indicate that law enforcement has not been maximally carried out to these business actors. In this research, the author uses the Yuridical-Empirical research method which focuses on direct observation in the field and is supported by secondary sources such as the Law.Through analysis, the author describes facts in the field, especially in the Flamboyant and Kemuning markets, this research can analyze the suitability of law enforcement with the rules and cases in the field. As a result, the author found that law enforcement has not been carried out optimally by law enforcers. Keyword: Legal Metrology, Tera / Tera re-registration, Measuring and weighing instruments, Spring scales, electronic scales, Business Actors, Law Enforcement.