AbstractVictimology is a study that studies victims, the causes of victims and the consequences of victims, which is a human problem as a social reality. Certain circumstances and situations of the victim play a role in encouraging the perpetrator to commit evil acts against the victim. These circumstances and situations are related to the physical and mental incapacity of the victim. The victim's role is conscious, active or passive, individually or collectively responsible, and carried out with positive or negative motives. In some crimes, the victim and perpetrator are related because they know each other, have the same interests, live together, or engage in similar activities. The relationship between the perpetrator and the victim does not have to be ongoing or immediate. The situation and status of the victim and perpetrator is that the perpetrator takes advantage of the victim, exploits the victim based on certain motives, and the crime is for reasons other than an act. Victims who don't really understand about buying and selling online game accounts will be more easily deceived because they will only be tempted by offers that are not necessarily true. Wrong spending procedures also cause victims to suffer losses. This is exploited by fraudulent individuals to seek profit.The formulation of the problem in this research is the role of victims in the increase in online game account buying and selling fraud in Pontianak City. This research aims to determine the role of victims in the increase in online game account buying and selling fraud in Pontianak City. This research uses the type of Empirical Juridical Legal Research with qualitative data analysis.The results of this research show that there were no reports received regarding fraud in buying and selling online game accounts, and the reason why victims did not want to report it to the police was because they felt that the police would not follow up on this fraud case and felt that reporting it would be troublesome. Because the victim did not report it, this is what caused the victim to play a role in the fraudulent case of buying and selling online game accounts in Pontianak City. AbstrakViktimologi sebagai suatu studi yang mempelajari tentang korban penyebab timbulnya korban dan akibat-akibat penimbulan korban yang merupakan masalah manusia sebagai suatu kenyataan sosial. Keadaan dan situasi tertentu dari korban berperan dalam mendorong pelaku sehingga berbuat jahat terhadap korban. Keadaan serta situasi ini berhubungan dengan ketidakmampuan fisik serta mental dari korban. Peran korban secara sadar, aktif atau pasif, bertanggung jawab sendiri atau bersama, dan dilakukan dengan motif positif atau negatif. Beberapa kejahatan korban dan pelaku memiliki hubungan dikarenakan mengenalnya, memiliki minat yang sama, hidup bersama, atau melakukan kegiatan serupa. Hubungan pelaku dan korban tidak harus berkelanjutan atau langsung. Keadaan dan status korban dan pelaku adalah pelaku yang memanfaatkan korban, memanfaatkan korban berdasarkan motif tertentu, dan kejahatannya untuk alasan lain dari sebuah perbuatan. Korban yang tidak terlalu paham mengenai jual beli Account game Online akan lebih mudah tertipu karena hanya tergiur penawaran yang belum tentu benar. Tata cara pembelanjaan yang salah juga menyebabkan korban mengalami kerugian. Hal tersebut dimanfaatkan oknum curang untuk mencari keuntungan.Rumusan masalah dalam Penelitian ini adalah Bagaimana Peran Korban Terhadap Meningkatnya Penipuan Jual Beli Account game Online Di Kota Pontianak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran korban dalam meningkatnya penipuan jual beli Account game Online di Kota Pontianak. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Hukum Yuridis Empiris dengan analisis data kualitatif. Hasil dari Penelitian ini menunjukan bahwa tidak ada laporan yang masuk mengenai penipuan jual beli Account game Online, dan faktor korban tidak mau melaporkan kepada Pihak Kepolisian yaitu karena merasa bahwa pihak Kepolisian tidak akan menindaklanjuti kasus Penipuan ini dan merasa bahwa jika melaporkannya akan merepotkan. Karena korban tidak melapor itulah yang menyebabkan korban berperan dalam kasus penipuan jual beli Account game Online di Kota Pontianak.Kata Kunci : Penipuan, Jual Beli, Game Online, Sosial Media.