This Author published in this journals
All Journal Jurnal Fatwa Hukum
NIM. A1012201008, NABILA WIDYA ANDITA
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN DALAM PENGGUNAAN PROGRAM MEMBERSHIP DI KEDAI KOPI KOTA PONTIANAK NIM. A1012201008, NABILA WIDYA ANDITA
Jurnal Fatwa Hukum Vol 7, No 1 (2024): E-Jurnal Fatwa Hukum
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractCoffee shops in Pontianak offer many membership programs that can provide benefits to their consumers, such as loyalty points and important information about the brand. However, in its implementation, the membership program to consumers requires several steps of filling in personal data which can lead to violations by coffee shop entrepreneurs of consumers' personal data. This study aims to determine the protection of consumer rights regarding the use of membership programs by consumers coffee shops in Pontianak. In addition, this study also aims to reveal the legal consequences in the form of sanctions that can occur against business actors if they violate consumers regarding the use of membership programs that used at coffee shops in Pontianak. This research uses the theory of legal protection put forward by Fitzgerald, according to this theory the law aims to integrate and coordinate various interests in society because in a traffic of interests, protection of certain interests can only be done by limiting various interests on the other hand, which in this case provides legal protection to Coffee Shop Entrepreneurs and Consumers.  The type of research that used in this research is empirical legal research. The data collection method used was literature study, field research, and interviews with several coffee shop businesses in Pontianak city and consumers of several coffee shops in Pontianak city. The results showed that the coffee shop business in Pontianak that violated the membership program did not receive any sanctions even though it was a warning. This is indicated due to the lack of consumer awareness of things that should be alerted as a form of self-protection. Also due to the ignorance of both parties regarding their rights and obligations based on legal regulations in Indonesia, namely Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection.Keyword: Legal Protection, Consumers, Use of memberships at Coffee ShopAbstrakKedai kopi di kota Pontianak banyak menawarkan program membership yang dapat memberikan keuntungan kepada para konsumen nya, seperti poin loyalty dan informasi penting seputar brand. Namun dalam pelaksanaannya, program membership kepada konsumen memerlukan beberapa langkah pengisian data pribadi yang dapat menimbulkan pelanggaran yang dilakukan pengusaha kedai kopi terhadap data pribadi konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlindungan hak-hak konsumen terhadap penggunaan program membership oleh konsumen di kedai kopi Kota Pontianak.Selain itu Penelitian ini juga bertujuan untuk mengungkapkan akibat hukum berupa sanksi yang dapat terjadi tehadap pelaku usaha apabila melakukan pelanggaran terhadap konsumen mengenai penggunaan program membership di kedai kopi Kota Pontianak. Penelitian ini menggunakan teori perlindungan hukum yang dikemukakan Fitzgerald, menurut teori tersebut hukum bertujuan mengintegrasikan dan mengkoordinasikan berbagai kepentingan dalam masyarakat karena dalam satu lalu lintas kepentingan, perlindungan terhadap kepentingan tertentu hanya dapat dilakukan dengan cara membatasi berbagai kepentingan di lain pihak, yang mana dalam hal ini memberikan perlindungan hukum kepada Pengusaha Kedai Kopi dan Konsumen.Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan studi kepustakaan, penelitian lapangan, serta wawancara dengan beberapa pelaku usaha kedai kopi di kota Pontianak dan konsumen beberapa kedai kopi di kota Pontianak.Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha kedai kopi di Kota Pontianak yang melakukan pelanggaran terhadap program membership sama sekali tidak mendapatkan sanksi sekalipun itu berupa teguran. Hal ini terindikasi dikarenakan kurangnya kesadaran konsumen terhadap hal-hal yang seharunya diwaspadakan sebagai bentuk perlindungan dirinya. Juga dikarenakan ketidaktahuan dari kedua belah pihak mengenai hak dan kewajiban mereka berdasarkan peraturan hukum di Indonesia, yakni Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.Kata Kunci: Perlindungan Hukum, Konsumen, Penggunaan Program Membership di Kedai Kopi