Abstrac The Ozi Souvenir shop is a place to sell a variety of wedding souvenirs such as hair accessories, clothing, hijabs, socks, jewelry such as earrings, rings, bracelets, and necklaces, and several forms of wedding souvenirs with various shapes that are needed by the community and as a support the appearance of social life among the current needs of the people of Pontianak City. However, in practice, the buyer has not yet paid the remaining price of the total price of the goods purchased as appropriate, so the owner of the Ozi Souvenir Shop takes the attitude of asking the buyer to pay the total price of the goods that are still owed. Even though it has been billed, the buyer has not yet carried out his obligation, namely paying the total remaining price of the goods he has purchased, because the owner of the Ozi Souvenir Shop has also warned 3 (three) times by contacting the buyer and visiting the buyer's house but the buyer has not paid , so it can be said that the buyer has defaulted.The formulation of the problem in this study is "What Factors Cause Buyers to Default in Payment of Wedding Souvenirs to Ozi Souvenir Shop Owners Temporarily in Pontianak City?". The purpose of this research is to obtain data and information, the factors that cause default, legal consequences and legal remedies regarding the implementation of the sale and purchase agreement of Souvenir goods between the buyer and the owner of the Ozi Souvenir Shop. The research conducted by the author is using research methods with empirical law.So it can be concluded that the Souvenir sale and purchase agreement between the Ozi Souvenir Shop entrepreneur and the buyer is carried out verbally based on mutual trust between the two parties. The method of payment made by the buyer in the Souvenir sale and purchase agreement is after the buyer gets the Souvenir goods as desired and the buyer is obliged to pay monthly installments in accordance with the mutually agreed agreement. In this case, there are 5 buyers as the debtor who have defaulted. So that it causes losses to the Ozi Souvenir Shop entrepreneur; factors that cause buyers to be late in making payments to Ozi Souvenir Shop entrepreneurs due to economic factors and other urgent needs; legal consequences for the buyer who defaults on the Ozi Souvenir Shop entrepreneur, namely the fulfillment of the agreement; and the efforts made by the Ozi Souvenir Shop entrepreneur against buyers who are late in paying will be given a warning and resolved by means of family deliberation.Keywords: Default, Souvenirs, Buying and Selling. AbstrakToko Ozi Souvenir merupakan tempat menjual beragam Souvenir pernikahan seperti accessories rambut, pakaian, jilbab, kaos kaki, perhiasan seperti anting-anting, cincin, gelang, dan kalung, dan beberapa bentuk Souvenir pernikahan yang berbagai macam bentuknya yang sesuai dibutuhkan oleh masyarakat serta sebagai penunjang penampilan kehidupan sosial dikalangan kabutuhan masyarakat Kota Pontianak saat ini. Namun dalam pelaksanaannya pembeli tersebut belum juga membayar sisa harga dari total harga barang yang dibeli sebagaimana mestinya, sehingga pemilik Toko Ozi Souvenir mengambil sikap yaitu menagih pembeli tersebut agar membayar total harga barang yang masih terhutang. Meski sudah ditagih, pembeli tersebut belum juga melaksanakan kewajibannya yaitu membayar total sisa harga barang yang telah dibelinya, karena belum dibayar juga pemilik Toko Ozi Souvenir memberi peringatan sebanyak 3 (tiga) kali dengan cara menghubungi pihak pembeli dan mendatangi kerumah pembeli namun pembeli belum juga membayar, sehingga dapat dikatakan pembeli tersebut telah melakukan wanperstasi.Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah "Faktor Apa Yang Menyebabkan Pembeli Melakukan Wanprestasi Dalam Pembayaran Souvenir Pernikahan Pada Pemilik Toko Ozi Souvenir Secara Tempo Di Kota Pontianak?". Adapun yang menjadi tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendapatkan data dan informasi, faktor penyebab terjadinya wanprestasi, akibat hukum dan upaya hukum tentang pelaksanaan perjanjian jual- beli barang Souvenir antara pembeli dengan pemilik Toko Ozi Souvenir. Penelitian yang dilakukan oleh penulis yaitu menggunakan metode penelitian dengan hukum empiris. Maka dapat disimpulkan bahwa perjanjian jual beli Souvenir antara pengusaha Toko Ozi Souvenir dengan pembeli dilakukan secara lisan berdasarkan saling percaya antara kedua belah pihak. Cara pembayaran yang dilakukan oleh pihak pembeli dalam perjanjian jual beli Souvenir yaitu setelah pembeli mendapatkan barang Souvenir sesuai dengan yang diinginkan dan pembeli wajib membayarkan angsuran setiap bulan sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati bersama. Dalam hal ini pembeli ada berjumlah 5 orang sebagai pihak terutang telah melakukan wanprestasi. Sehingga menimbulkan kerugian pada pengusaha Toko Ozi Souvenir; faktor yang menyebabkan pembeli terlambat melakukan pembayaran kepada pengusaha Toko Ozi Souvenir karena faktor ekonomi dan adanya kebutuhan lain yang mendesak; akibat hukum bagi pembeli yang wanprestasi pada pengusaha Toko Ozi Souvenir yaitu Pemenuhan perjanjian; dan upaya yang dilakukan oleh pengusaha Toko Ozi Souvenir terhadap pembeli yang terlambat membayar akan diberikan teguran dan diselesaikan dengan cara musyawarah kekeluargaan.Kata Kunci : Wanprestasi, Souvenir, Jual Beli.