Abstract Smoking is a common activity in society, and there are no specific laws against it as long as it is done in the appropriate place and conditions. However, smoking while riding can be hazardous and can negatively impact other riders. It can lead to distractions and the possibility of cigarette ash getting into the rider's eyes, increasing the risk of traffic accidents. Researchers are looking into the factors that contribute to riders smoking while riding, aiming to identify these factors. Smoking while riding may seem insignificant, but it can be disruptive to other road users. This behavior is exhibited by riders who are both aware and unaware of the regulations. Therefore, it is necessary to conduct research to find a solution. This type of research involves descriptive empirical studies, using primary data collected from questionnaires and observations, as well as secondary data such as regulations prohibiting smoking while driving, journal articles, etc. The data is then processed through qualitative analysis to arrive at the right solution. The reason why some riders continue to smoke while riding is because of the habit of smoking and the opportunity to break the existing rules. Although regulations prohibit smoking while driving, many people still choose to ignore these rules. The police conduct preventive efforts through public awareness campaigns and take repressive measures by giving verbal warnings to those who violate the rules. Keywords: Criminology, Rider, Smoking Abstrak Merokok merupakan aktivitas yang sering dijumpai di lingkungan masyarakat. Tidak ada larangan untuk merokok selagi dilakukan pada tempat dan situasi-kondisi yang tepat. Namun aktivitas merokok saat berkendara terdapat larangannnya dan aktivitas tersebut bisa membahayakan dan merugikan bagi pengendara lain. Hal tersebut dikarenakan dapat mengganggu konsentrasi, abu rokok yang bisa saja mengenai mata pengendara sehingga berpotensi terjadi kecelakaan lalu lintas. Permasalahan yang diangkat oleh peneliti ialah faktor apa yang membuat pengendara merokok saat berkendara. Tujuan dari penelitian ini ialah mengungkap faktor penyebab pengendara merokok saat berkendara. Merokok saat berkendara memang terlihat kecil dan sederhana, namun hal tersebut mengganggu pengguna jalan lain. Aktivitas tersebut dilakukan oleh pengendara yang telah mengetahui adanya peraturan maupun yang tidak mengetahui peraturan tersebut. Maka dari itu hal ini perlu dikaji untuk mendapat jawaban lalu diberikan solusi yang tepat. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian empiris bersifat deskriptif. Jenis data berupa data primer yang diperoleh dari kuesioner dan observasi dan data sekunder seperti peraturan yang melarang merokok saat berkendara dan jurnal atau artikel, kemudian data tersebut diolah dengan analisis kualitatif. Penyebab masih ada pengendara yang merokok saat berkendara ialah kebiasaan merokok yang sering dilakukan dan adanya kesempatan untuk melanggar peraturan yang ada. Dalam regulasi telah dinyatakan bahwa merokok saat berkendara ialah aktivitas yang dilarang namun masih banyak masyarakat yang melanggar aturan tersebut. Upaya preventif dilakukan kepolisian dengan sosialisasi, sedangkan upaya represif dilakukan dengan memberi teguran secara lisan. Kata kunci: Kriminologi, Pengendara, Merokok