Margaretta, Shinta Bella
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATERI SPLDV KELAS VIII Margaretta, Shinta Bella
JP2MS Vol 7 No 2 (2023): Agustus
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.7.2.286-299

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuanliterasi matematika terhadap kemampuan pemecahan masalahpeserta didik kelas VIII. Jenis penelitian yang dilakukan adalahpenelitian ex post facto dengan pendekatan kuantitatif. Populasidalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII. Sampel dalam penelitian yaitu peserta didik kelas VIII I yang berjumlah 24 orang dan kelas VIII J yang berjumlah 22 orang. Pelaksanaan penelitian dilakukan 1 kali pertemuanpembelajaran dengan memberikan instrumen penelitian kepadamasing-masing kelas sampel. Data hasil penelitian denganmenggunakan analisis kovarian menunjukkan terdapat pengaruhkemampuan literasi matematika terhadap kemampuan pemecahanmasalah peserta didik sebesar 13,2% dan terdapat perbedaankemampuan pemecahan masalah antara kemampuan literasimatematika tinggi dan kemampuan literasi matematika rendahpeserta didik dengan nilai perbedaan sebesar 17,674.
THE EFFECTIVENESS OF RME AND SCIENTIFIC APPROACHES IN TERMS OF MATHEMATICAL LITERACY AND LEARNING INTEREST Margaretta, Shinta Bella; Andayani, Sri; Setyaningrum, Wahyu
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 15, No 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v15i1.13295

Abstract

AbstractStudents’ low levels of mathematical literacy and learning interest indicate a need for effective instructional approaches that can address both cognitive and affective learning outcomes. Comparative studies on the effectiveness of the RME and scientific approaches in improving mathematical literacy and learning interest remain limited, especially at the SMP level. This study examines the effectiveness of each approach and compares their impact on students’ mathematical literacy and learning interest. This study employed a quantitative approach using a pretest–posttest control group design. The population of the study consisted of all seventh-grade students at a public SMP in Yogyakarta. The sample comprised 64 students from two seventh-grade classes. The participants were selected using convenience sampling. The experimental group received RME-based instruction, while the control group was taught using the scientific approach. MANOVA results show that both approaches significantly improve mathematical literacy and learning interest. However, no significant difference was found between the two groups, as indicated by a p-value > 0.05. These findings suggest that both approaches are equally effective. The study provides insight for teachers in applying context-based learning. Future research may explore digital-based strategies to further support mathematical literacy and learning interest. AbstrakRendahnya tingkat literasi matematika dan minat belajar siswa menunjukkan perlunya pendekatan yang efektif untuk mengembangkan hasil belajar kognitif maupun afektif. Penelitian komparatif mengenai efektivitas pendekatan RME dan pendekatan saintifik dalam meningkatkan literasi matematika dan minat belajar masih terbatas, khususnya di tingkat SMP. Penelitian ini bertujuan mengkaji efektivitas masing-masing pendekatan dan membandingkan pengaruhnya terhadap literasi matematika dan minat belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pretest–posttest kelompok kontrol. Populasi penelitian terdiri atas seluruh siswa kelas VII di salah satu SMP negeri di Yogyakarta. Sampel penelitian berjumlah 64 siswa yang berasal dari dua kelas VII. Partisipan dipilih menggunakan teknik convenience sampling. Kelompok eksperimen diajar dengan pendekatan RME, sedangkan kelompok kontrol menggunakan pendekatan saintifik. Hasil analisis MANOVA menunjukkan bahwa kedua pendekatan efektif dalam meningkatkan literasi matematika dan minat belajar siswa. Namun, tidak terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok (nilai p > 0.05), yang berarti keduanya memiliki efektivitas yang setara. Temuan ini memberikan wawasan bagi guru dalam menerapkan pembelajaran berbasis konteks. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi integrasi teknologi untuk mendukung pengembangan literasi matematika dan minat belajar.