Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengelolaan Limbah Genteng Sebagai Bahan Alternatif Agregat Kasar Ditinjau Dari Nilai Kuat Tekan Dan Kuat Tarik Beton Salam, Daru
Indonesian Journal of Laboratory Vol 6 No Edisi Khusus 2023
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijl.v0i3.89288

Abstract

Beton merupakan salah satu bahan struktur bangunan yang tersusun dari berbagai material yaitu semen, agregat dan air. Agregat yang digunakan dalam beton bisa berupa butiran-butiran mineral alami maupun buatan serta dari sumber lain yang bisa digunakan sebagai bahan pengisi beton, Limbah genteng Sokka saat ini belum terkelola dengan baik menjadikan dasar ide penelitian bahwa limbah tersebut sebagai bahan alternatif agregat kasar pada beton. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar persentase limbah pecahan genteng untuk pengganti agregat kasar ditinjau dari nilai kuat tekan dan kuat tarik beton. Metode pelaksanaan penelitian meliputi survei lapangan, studi literatur, persiapan bahan/material serta pengujian laboratorium yang meliputi pemeriksaan karakteristik material, analisa data material, perhitungan proporsi campuran, pembuatan sampel silinder beton, perawatan sampel, pengujian sampel dan pembahasan hasil uji. Pecahan limbah genteng sebagai bahan alternatif pada beton mulai dari 0%, 25%, 50%, 75% dan 100% dari jumlah kebutuhan agregat kasar didapatkan hasil kuat tekan secara berurutan 21,638 MPa, 16,911 MPa, 16,083 MPa, 13,012 MPa dan 12,269 MPa, sedangkan hasil kuat tarik belah secara berurutan adalah 1,738 MPa, 1,950 MPa, 1,644 MPa, 1,684 MPa dan 1,594 MPa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan nilai kuat tekan dan tidak terjadi perbedaan nilai kuat tarik belah pada perlakuan 0% - 100%.
Perbedaan Hasil Uji Ultrasonic Pulse Velocity (UPV) Beton pada Mode Frekuensi Auto dan 50x Salam, Daru; Yachya, Muchamad Amirul
Indonesian Journal of Laboratory Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijl.v9i1.115903

Abstract

ABSTRACT.Ultrasonic Pulse Velocity (UPV) is a widely used non-destructive testing method for evaluating concrete, rock, and building structures by measuring the propagation velocity of longitudinal ultrasonic waves through concrete. UPV instruments are equipped with several operational parameters, including frequency, voltage, and signal transmission from the transmitter to the receiver, each of which influences measurement performance. This study aims to evaluate and compare UPV wave velocity readings obtained under various frequency settings available in the UPV system at a constant voltage supply. The experimental program consisted of material and equipment preparation, concrete mix design, fabrication of normal concrete specimens, curing, UPV testing, and data analysis. Concrete block specimens with a travel path length of 0.498 m were tested at a constant voltage of 220 V using Rx/Tx frequency variations of 24, 37, 54, 82, 150, 200, 220, 250, and 500 kHz. Signal strength was adjusted using Rx Gain AUTO and 50X settings. The test results were statistically analyzed using analysis of variance (ANOVA) to assess the stability and efficiency of each configuration. The results indicate that the Rx Gain AUTO setting provides the most stable measurements and the highest testing efficiency, making it a practical technical reference for UPV instrument calibration prior to testing. The measured UPV values ranged from approximately 5600 to 5700 m/s, indicating good material homogeneity and effective ultrasonic wave transmission within the concrete specimens.ABSTRAK. UPV (Ultrasonic Pulse Velocity) merupakan salah satu alat uji non destructive pada beton, batuan serta struktur bangunan dengan sistim kerja alat dengan memanfaatkan pancaran gelombang ultrasonik untuk menetukan kecepatan rambat gelombang longitudinal pada beton. Fitur pada alat UPV mempunyai beragam indikator antara lain: frekuensi, tegangan, kecepatan pengiriman data dari transmitter ke penerima (received) tentu saja memiliki fungsi yang beragam pula. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan hasil pembacaan rambat gelombang ultrasonic pada alat UPV dengan variasi frekuensi yang terdapat pada fitur/menu UPV pada suplai tegangan 250V. Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan edukasi tentang penggunaan kinerja alat laboratorium secara optimal serta menunjang pembelajaran bagi teknisi, mahasiswa dan dosen dalam mendukung penelitian serta pengabdian masyarakat. Metode penelitian ini meliputi persiapan bahan dan alat, perencanaan proporsi campuran beton, pembuatan sampel beton normal, perawatan beton, pengujian sampel dengan alat UPV dan pembahasan. Hasil Analisa pengujian dari benda uji blok beton dengan Panjang lintasan 0,498 meter, Tegangan tetap 220V dengan variasi frekuensi Rx/Tx 24 KHz, 37 KHz, 54 KHz, 82 KHz, 150 KHz, 200 KHz, 220 KHz, 250 KHz, dan 500 KHz dengan pengaturan kekuatan sinyal: Rx gain AUTO dan , 50X, Hasil Analisa ANOVA menyimpulkan bahwa nilai paling stabil dan efisiensi pengukuran terbaik pada Rx Gain AUTO sehingga bisa dijadikan acuan teknis penyetingan alat UPV sebelum digunakan. Hasil pembacaan rambat gelombang alat UPV pada kisaran (± 5600–5700) hal ini menunjukkan sifat homogenitas material dan kualitas transmisi gelombang yang baik.