Ta'ek, Alfred Ruben Gordon
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Ta'ek, Alfred Ruben Gordon Peran Formigala Dalam Pengembangan Moderasi Beragama di Seputih Raman Ta'ek, Alfred Ruben Gordon
Melo: Jurnal Studi Agama-agama Vol. 3 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34307/mjsaa.v3i2.141

Abstract

Abstract: The Interfaith Youth Forum (FORGIMALA) in Lampung Regency has contributed to maintaining interfaith peace in the Seputih Raman Subdistrict. This article aims to present and analyze the incidental actions carried out by FORGIMALA Seputih Raman since its formation in realizing religious moderation and preserving peaceful interfaith relations. The author employs a qualitative research method with an ethnographic approach. In this article, it is found that there are social practices developed and carried out collectively that can foster a model of religious moderation in the Seputih Raman area. The forum is no longer visible only during specific moments or events but has become a community with the ability and capacity to sustainably contribute to the development of interfaith peace. Abstrak: Forum Generasi Muda Lintas Agama (FORGIMALA) di Kabupaten Lampung telah memberi kontribusi untuk menjaga perdamaian lintas agama di Kecamatan Seputih Raman. Tulisan ini bertujuan untuk memaparkan dan menganalisis aksi-aksi insidental yang sudah dilakukan oleh FORGIMALA Seputih Raman semenjak dibentuk dalam mewujudkan moderasi beragama dan menjaga relasi damai lintas agama. Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Dalam tulisan ini ditemukan bahwa ada praktik sosial yang dikembangkan dan dilakukan secara bersama-sama yang dapat mengembangkan model moderasi beragama di daerah Seputih Raman. Forum ini tidak lagi hanya terlihat pada moment atau event tertentu tetapi menjadi komunitas yang memiliki kemampuan dan kapasitas dalam upaya pengembangan perdamaian lintas agama yang berkesinambungan.