Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan Pemilahan Sampah Rumah Tangga di Kelurahan Burengan, Kota Kediri Humairo, Mika; Dwianggimawati, Mayta Sari; Silfiani, Rosita; Anggraini, Anis Dwi; Nurhanifah, Laily; Ayunita, Niken; Nashriyah, Nafi'atun
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.2 No.2 Oktober (2022) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/abdikesmasmulawarman.v2i2.39

Abstract

Permasalahan sampah masih menjadi masalah yang sulit untuk ditangani, dimana diketahui bahwa rumah tangga adalah tempat pertama pnghasil sampah yang biasanya akan dibawa ke TPA. Terdapat beberapa jenis sampah yang dihasilkan oleh sampah rumah tangga yaitu sampah organik seperti sisa makanan, sampah dari kebun atau halaman, dan sampah organik seperti bekas perlengkapan rumah tangga, gelas, kain, kardus, tas bekas, dan lain sebagainya. Sampah anorganik yang dihasilkan dari sampah rumah tangga seperti botol plastik, kantong plastik (kresek), plastik (bungkus detergen, bungkus makanan ringan, bungkus kopi dll), kaca, Styrofoam, dan kaleng minuman. Kami melakukan kegiatan berupa sosialisasi dan pendampingan pemilahan sampah. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk mensosialisasikan dan mendampingi karang taruna dalam memilah sampah organik dan anorganik di lingkungan rumah tangga. Melalui hasil pengamatan langsung setelah pendampingan didapatkan hasil penerapan secara langsung oleh responden dengan presentase 80% dari jumlah responden sudah melakukan pemilahan sampah rumah tangga dan 20% belum melakukan pemilahan sampah rumah tangga. Beberapa faktor yang mempengaruhi belum terlaksananya pemilahan sampah tersebut karena kurang dukungan dari anggota keluarga. Dengan adanya pemilihan sampah di lingkungan rumah tangga dapat mengurangi volume sampah yang terdapat di TPA.
A BRIDGING THE DIGITAL DIVIDE: A HYBRID COMMUNITY-BASED HEALTH INFORMATION SYSTEM FOR RURAL EMPOWERMENT Diyana, Umay; Ali, Annisa'; Anggraeni, Selvy; Putri, Rizka; Humairo, Mika
Inovasi Lokal Vol. 3 No. 2 (2025): Inovasi Lokal
Publisher : Tarqabin Nusantara Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62255/noval.v3i2.184

Abstract

A 6-month simulation of a community-based health information system in a rural area involving 500 participants (health workers, volunteers, community) demonstrated the potential for improved access to health services through technology collaboration and local participation. Active participation reached 80%, with a 20% decrease in infectious disease cases and a 35% increase in pregnant women's participation in ANC programs. The hybrid system (SMS gateway and web application) effectively overcame infrastructure limitations, although 30% of areas still experienced network constraints. Technology resistance in the elderly (15%) and interface complexity (30%) highlighted the need for inclusive design. participant feedback (85%) positive) emphasized the importance of educational and emergency features. This simulation confirmed that the success of CBHIS depends on multisectoral partnerships, continuous training, and policy adaptation. The study recommends integration of the system with government programs and long-term evaluation to ensure sustainability. The findings contribute to the literature on digital health innovations in remote areas, in line with WHO recommendations (2021) and studies on technological inclusion (Brown & Lee, 2021).