Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Faktor Penghambat Komunikasi Efektif Dalam Pendidikan Di TK Swasta Al Ihsan Yuyun Andriani; Azivah Zahrianis; Kathryn Elya Zahra
Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling Vol. 2 No. 1 (2024): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

His research aims to analyze what factors are obstacles to effective communication and what factors are obstacles to effective communication in the Al Ihsan private kindergarten educational environment. This research uses a qualitative research method which is a type of research methodology which in its application uses data originating from research results which are then analyzed. In this study, the research results came from interviews and also direct observation. The population and sample in this research were students and teachers at the Al Ihsan private kindergarten on Jalan Mangkara. The results of this study show that there are several factors that hinder effective communication in the educational environment, including lack of self-confidence arising from students' health problems, speech or messages that are difficult to understand, and language differences
Analisis Permasalahan Penggabungan Ruang Kelas dan Ruang Bermain dalam Optimalisasi Lingkungan Belajar Anak Usia Dini di Ruang Terbatas Enjelina Vincere Sihombing; Azivah Zahrianis; Nabila Riyani Amanda Saragih; Riska Tri Andini; Arif Yopiasnyah; Elya Siska Anggraini
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 6 (2025): JUNI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggabungan ruang kelas dan ruang bermain terhadap kualitas pengalaman belajar anak usia dini pada satuan PAUD dengan keterbatasan ruang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilakukan di TK Kasih Bapa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggabungan ruang menimbulkan beberapa permasalahan, seperti gangguan konsentrasi anak, kesulitan dalam transisi kegiatan, manajemen kelas yang tidak efektif, risiko keselamatan, serta tingginya tingkat kebisingan. Untuk mengatasi hal tersebut, penelitian ini merekomendasikan strategi “Optimalisasi Sumber Daya Terintegrasi Berbasis Komunitas” yang bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan edukatif meskipun dalam kondisi terbatas. Strategi ini melibatkan pemanfaatan sumber daya lokal secara kolaboratif dan kreatif. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi guru, pengelola PAUD, serta pemangku kebijakan dalam merancang lingkungan belajar yang adaptif dan inklusif.