Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Persepsi Terhadap Keputusan Memilih Program Studi Keuangan Dan Perbankan Pada STIE Yasa Anggana Garut rohimat, ede
PRISMAKOM Vol 21 No 2 (2024): PRISMAKOM
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yasa Anggana Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54918/prismakom.v22i1.116

Abstract

Pada saat ini kesadaran masyarakat akan pendidikan tinggi cenderung meningkat masyarakat sudah mulai berfikir lebih maju, masyarakat beranggapan bahwa salah satu untuk mencapai kemajuan tersebut adalah dengan melalui pendidikan yang lebih tinggi dengan meningkatnya kesadaran tersebut, maka di perlukan lembaga pendidikan untuk memfasilitasi masyarakat dalam meningkatkan kualitas dirinya yaitu melalui perguruan tinggi. Berdasarkan hasil pengujian dan analisis statistik terdapat pengaruh persepsi (X1) terhadap keputusan memilih program studi Keuangan dan Perbankan pada STIE “Yasa Anggana” Garut (Y). Hasil analisis regresi linier sederhana di peroleh hasil bahwa Pengaruh persepsi terhadap keputusan memilih program studi berdasarkan hasil perhitungan sebesar 0,049 artinya untuk setiap peningkatan persepsi mahasiswa, keputusan mahasiswa memilih program studi keuangan dan perbankan bertambah sebesar 0,049. Hasil perhitungan dengan spss diperoleh hasil persepsi (X1) berpengaruh sebesar 25,2 % terhadap keputusan memilih program studi perbankan dan keuangan (Y) sedangkan sisanya sebesar 74,8 % dipengaruhi oleh faktor lain. Berdasarkan hasil uji t diperoleh hasil penghitungan , diketahui bahwa thitung sebesar 6,943 dan sig. 0.000 Nilai ttabel adalah 1,685 sehingga 6,943 > 1,685 (dan sig. 0,000<0,10 maka H0 ditolak dan H1 diterima. Artinya ada hubungan linier antara kedua variabel tersebut; maka variabel indivenden exogenous persepsi mempengaruhi variabel endogenous keputusan memilih program studi.
PENGARUH MOTIVASI TERHADAP KEPUTUSAN MEMILIH PROGRAM STUDI KEUANGAN DAN PERBANKAN PADA STIE YASA ANGGANA rohimat, ede
PRISMAKOM Vol 22 No 1 (2024): PRISMAKOM
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yasa Anggana Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54918/prismakom.v22i2.127

Abstract

Pada saat ini kesadaran masyarakat akan pendidikan tinggi cenderung meningkat masyarakat sudah mulai berfikir lebih maju, masyarakat beranggapan bahwa salah satu untuk mencapai kemajuan tersebut adalah dengan melalui pendidikan yang lebih tinggi dengan meningkatnya kesadaran tersebut, maka di perlukan lembaga pendidikan untuk memfasilitasi masyarakat dalam meningkatkan kualitas dirinya yaitu melalui perguruan tinggi. Obyek penelitian adalah mahasiswa program studi Perbankan dan Keuangan yang beralamat di Jalan Otista no 278a Tarogong Garut dan di jalan Pembangunan No. 161 A Tarogong Kidul Garut. Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh mahasiswa program studi Perbankan dan Keuangan D3. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif kausal dimana variabel bebas dalam penelitian ini adalah faktor-faktor perilaku konsumen yang terdiri dari motivasi sedangkan variabel terikat adalah keputusan pembelian. Berdasarkan hasil pengujian dan analisis statistik terdapat pengaruh motivasi terhadap keputusan memilih program studi Keuangan dan Perbankan pada STIE “Yasa Anggana” Garut. Pengaruh motivasi terhadap keputusan memilih program studi berdasarkan hasil perhitungan sebesar 0,081 artinya untuk setiap peningkatan motivasi mahasiswa, keputusan mahasiswa memilih program studi perbankan dan keuangan bertambah sebesar 0,081. variabelitas keputusan memilih program studi sebesar 41,8 % sementara pengaruh sebesar 58,2 % disebabkan oleh variabel lain di luar model ini. Berdasarkan perhitungam uji F, diketahui bahwa FHitung sebesar 28,028 dan sig. 0,000. Nilai F Tabel adalah 3,24 sehingga 28,028 >3,24 (FHitung > FTabel ) dan sig. 0,000. < 0,10 maka H0 ditolak dan H1 diterima. Artinya ada hubungan linier antara variabel motivasi dengan keputusan memilih program studi prodi Keuangan dan Perbankan. Dengan demikian dapat dijelaskan bahwa variabel motivasi mempengaruhi keputusan memilih program studi perbankan dan keuangan.