Yuli, Marlina -
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Media Sosial dalam Pemahaman Pendidikan Seksual Peserta Didik Sekolah Menengah Atas di Pare, Kediri; Perspektif Guru dan Peserta Didik Yuli, Marlina -
Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin
Publisher : LPPM Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jipmht.v6i1.757

Abstract

AbstrakMedia sosial yang sangat mempengaruhi kehidupan di dua tahun terakhir karena covid-19 telah  mengakibatkan berubahnya kebiasaan  hidup masyarakat Indonesia. Hal ini menjadikan  media sosial satu-satunya jalan untuk menghilangkan kejenuhan di rumah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media sosial terhadap pemahaman pendidikan seksual peserta didik SMA dan  sederajat di Pare, Kediri  pada tahun 2021.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efek media sosial yang begitu cepat dalam pemahaman pendidikan seksual remaja. Bentuk analisis yang digunakan adalah analisis mix method, dimana peneliti telah melakukan analsis kuantitative dan deskriptive yang  terjadi melalui interview dan pengumpulan data yang terjadi dilapangan. Keunggulan memakai metode ini adalah  penelitian dilakukan berdasarkan pemahaman yang baru yang kompleks, mendetail dan komprehensif. Analisis tersebut adalah; (1)Analisis Diskriminan (Discriminant Analysis), dan (2) Analisis Struktural Equation Modelling (SEM) Penelitian ini dilaksanakan di Pare, Kediri. Populasi dalam penelitian ini adalah 5 sekolah  di Kecamatan Pare, 2 Sekoah SMA Negri dan 3 Sekolah SMA swasta dengan marjin error 5%. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive, dan hasil penelitian yang diperoleh antara lain ; a) adanya  pengaruh  yang sangat rendah antara media sosial dengan pemahaman pendidikan sex peserta didik SMA dan yang sederajat  sebesar 1% , dengan spesifik pertanyaan bahwa peserta didik  pernah membicarakan hal tersebut dengan sesama teman dan mendapat pembekalan di sekolah.
Pengaruh Media Sosial dalam Pemahaman Pendidikan Seksual Peserta Didik Sekolah Menengah Atas di Pare, Kediri; Perspektif Guru dan Peserta Didik Yuli, Marlina -
Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin
Publisher : LPPM Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jipmht.v6i1.757

Abstract

AbstrakMedia sosial yang sangat mempengaruhi kehidupan di dua tahun terakhir karena covid-19 telah  mengakibatkan berubahnya kebiasaan  hidup masyarakat Indonesia. Hal ini menjadikan  media sosial satu-satunya jalan untuk menghilangkan kejenuhan di rumah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media sosial terhadap pemahaman pendidikan seksual peserta didik SMA dan  sederajat di Pare, Kediri  pada tahun 2021.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efek media sosial yang begitu cepat dalam pemahaman pendidikan seksual remaja. Bentuk analisis yang digunakan adalah analisis mix method, dimana peneliti telah melakukan analsis kuantitative dan deskriptive yang  terjadi melalui interview dan pengumpulan data yang terjadi dilapangan. Keunggulan memakai metode ini adalah  penelitian dilakukan berdasarkan pemahaman yang baru yang kompleks, mendetail dan komprehensif. Analisis tersebut adalah; (1)Analisis Diskriminan (Discriminant Analysis), dan (2) Analisis Struktural Equation Modelling (SEM) Penelitian ini dilaksanakan di Pare, Kediri. Populasi dalam penelitian ini adalah 5 sekolah  di Kecamatan Pare, 2 Sekoah SMA Negri dan 3 Sekolah SMA swasta dengan marjin error 5%. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive, dan hasil penelitian yang diperoleh antara lain ; a) adanya  pengaruh  yang sangat rendah antara media sosial dengan pemahaman pendidikan sex peserta didik SMA dan yang sederajat  sebesar 1% , dengan spesifik pertanyaan bahwa peserta didik  pernah membicarakan hal tersebut dengan sesama teman dan mendapat pembekalan di sekolah.