Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Itab (Teguran) kepada Rasulullah SAW dalam Al-Qur’an: Telaah Kitab Tafsîr Al-Qur’an Al-‘Azhim Kamila, Tsalitsa Noor
Al Karima : Jurnal Studi Ilmu Al Quran dan Tafsir Vol. 3 No. 1 (2019): Al Karima : Jurnal Studi Ilmu Al Quran dan Tafsir
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Quran Isy Karima Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58438/alkarima.v3i1.44

Abstract

The focus of this research is the interpretation of ‘Itâb (reprimand) to the Messenger of Allah in the Tafsîr Al-Qur’ân Al-‘Azhîm. The theme of ‘Itâb (reprimand) To the Prophet Muhammad was chosen because of this library research is descriptive-analytical. The primary source is the book of Tafsîr Al-Qur’ân Al-‘Azhîm. The secondary sources include writings that are relevant with this study. This research concludes: first, what is meant by 'Itâb (reprimand) is Allah's rebuke to the Messenger of Allah not because the Messenger of Allah was guilty or sinful, but ijtihad (his choice) violates what should be taken, even though ijtihad in Islam is permitted, but he is Prophet, Apostle, and as uswatun hasanah which is a good example for all people. As for the verse ‘Itâb (reprimand) to the Prophet Muhammad there were 12 places in the Qur'an according to the event. Q.S. an-Nisa '[4]: 105-113, Q.S. al-An'am [6]: 52-54, Q.S. al-Anfal [8]: 67-69, Q.S. at-Taubah [9]: 43-45, Q.S. at-Taubah [9]: 84, Q.S. al-Isra ’[17]: 73-77, Q.S. al-kahfi [18]: 23-24, Q.S. al-Hajj [22]: 52-54, Q.S. al-Ahzab [33]: 28, Q.S. al-Ahzab [33]: 36-40, Q.S. at-Tahrim [66]: 1-5, and Q.S. Abasa [80]: 1-16. Second, the interpretation of ‘Itâb (reprimand) to the Messenger of Allah in the Tafsîr Al-Qur’ân Al-‘Azhîm is based on mutawatir religious arguments that can be accounted for.
Konsep Manusia Sebagai Ulul Albab Perspektif Al-Qur’ãn dan Implementasi nya dalam Pendidikan Islam Kamila, Tsalitsa Noor; Wantini, Wantini
Action Research Literate Vol. 7 No. 11 (2023): Action Research Literate
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/arl.v7i11.187

Abstract

Manusia merupakan sosok ciptaan yang sempurna. Kesempurnaan itu mendapat isyarat dari Allah untuk menjadi sosok kholifah di bumi, agar menggunakan ciptaannya yang ada di langit dan bumi dengan sebaik-baiknya. Penelitian ini bertujuan mengupas keseluruhan makna ulul albab dalam prespektif al-Qur’ãn dan implemetasinya dalam Pendidikan Islam. Metode penulisan penelitian ini library research (penelitian kepustakaan). Kata ulul albab dalam al-Qur’an ditemukan sebanyak 16 kali. Ulul albab sosok manusia pilihan yang mempunyai akal sempurna, untuk mencapai predikat tersebut perlu adanya usaha untuk memenuhi kriteria. Termasuk melalui Pendidikan Islam yang semestinya banyak mencetak generasi ulul albab. Dengan melakukan langkah nyata yang diaplikasikan dalam Pendidikan Islam