: Christian Religious Education (PAK) encourages the inclusion of religious and cultural values in its construction. The presence of cultural values still needs to be met; religion dominates the elements of PAK. This requires the correct pattern of PAK management. Mapalus cultural values and leadership philosophy in Minahasa are part of a promising heritage. But the educational contextualization approach needs to make the right formula. This research recommends a cultural approach model for education that contributes to the Minahasa context. By using an analytical-descriptive approach, this qualitative research takes references from articles, books, and interviews with several sources. As a result, the values of mapalus solidarity and communal leadership are cultural elements that can be incorporated into the construction of PAK with a cooperative-prolective inculturation approach. AbstrakPendidikan Agama Kristen (PAK) mendorong masuknya nilai agama dan budaya pada konstruksinya. Kehadiran nilai budaya masih jauh dari harapan, agama mendominasi unsur-unsur PAK. Kenyataan ini membutuhkan pola manajemen PAK yang tepat. Nilai budaya mapalus dan falsafah kepemimpinan di Minahasa merupakan bagian dari warisan leluhur yang menjanjikan. Namun pendekatan kontekstualisasi pendidikan perlu untuk membuat formula yang tepat. Penelitian ini mencoba untuk merekomendasikan model pendekatan budaya bagi pendidikan yang kontributif bagi konteks Minahasa. Dengan menggunakan pendekatan analisis-deskriptif, penelitian kualitatif ini mengambil referensi dari artikel, buku dan wawancara ke beberapa narasumber. Sebagai hasilnya, nilai solidaritas mapalus dan komunal kepemimpinan merupakan unsur budaya yang dapat dilibatkan kedalam konstruksi PAK dengan pendekatan inkulturasi koperatif-prolektif.