Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

THE EFFECT OF FISH BONE POWDER WASTE AS A FINE AGGREGATE SUBSTITUTION IN ASPHALT CONCRETE WEARING COURSE PAVEMENT TIAR WAHYUDI; YONAS PRIMA ARGA RUMBYARSO; BERMANDO MANGATUR SIAGIAN
INTERNATIONAL JOURNAL OF MULTI SCIENCE Vol. 4 No. 02 (2024): INTERNATIONAL JOURNAL OF MULTISCIENCE - MAY -AUGUST 2024
Publisher : CV KULTURA DIGITAL MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Roads as transportation infrastructure play an important role in regional development and are used to transport basic necessities. Certain materials with specific durability are used for road construction, but damage can occur due to natural phenomena, excessive pressure, or material quality. This damage can endanger drivers and often causes accidents. The Bina Marga Road Maintenance Manual lists various types of damage, but this study only focuses on inspections to detect cracks. In Muara Angke, Central Jakarta, one ton of fish bone waste is produced every month from the fish cracker making process. This waste, which produces an unpleasant odor and contains BOD, COD, and TSS, pollutes the environment and makes the 400 m² industrial area unhealthy. Due to lack of skills and technology, local communities have not been able to process or utilize this fish bone waste effectively. The results of Marshall testing on the composition of AC-WC asphalt using fish bone powder waste with variations of fine aggregate substitution of 0%, 25%, and 50%, and asphalt content of 5%, 6%, and 7% did not meet the 2018 Bina Marga specifications for Stability, Void in Air, Marshall Quotient, and Void in Material values. The Marshall characteristics obtained from the mixture with fish bone powder waste are not comparable to the regular AC-WC mixture without waste. In addition, the VIM value for the mixture with 6% asphalt content and waste variations of 0%, 25%, and 50% also did not meet Bina Marga standards. However, all VMA and VFA levels still meet the asphalt and aggregate specification criteria according to Bina Marga 2018.
Analisa Penjadwalan Proyek Menggunakan CPM dan PERT Pada Proyek Pembangunan Gedung KONI Jakarta Pusat Farhan, Muhammad Farhan Fauzi; Yonas Prima Arga Rumbyarso; Bermando Mangatur Siagian
Jurnal Teknik dan Teknologi Indonesia Vol. 2 No. 3 (2024): September : Jurnal Teknik dan Teknologi Indonesia (JTTI)
Publisher : Arsil Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62287/jtti.v2i3.79

Abstract

Pelaksanaan suatu proyek memerlukan perencanaan, penjadwalan, dan pengelolaan yang tepat, termasuk sumber daya, ketersediaan bahan, peralatan, kondisi alam, kondisi cuaca dan faktor lain yang mempengaruhi kemajuan proyek. Perencanaan proyek menggambarkan keterkaitan antar kegiatan dan keseluruhan proyek, serta membantu menentukan prioritas hubungan antar kegiatan. Banyak metode yang dapat digunakan untuk menganalisa jadwal proyek. Studi ini memanfaatkan metode CPM dan PERT yang sedikit berbeda dari metode perencanaan yang diterapkan pada pembangunan Gedung KONI Jakarta Pusat. Penelitian ini, menggunakan bantuan perangkat lunak Microsoft Project dalam perhitungan metode CPM dan PERT. Berdasarkan hasil analisa, didapatkan 10 item pekerjaan yang berada dalam jalur kritis. Pekerjaan tersebut yaitu: Pekerjaan Persiapan, Pekerjaan Struktur Bawah, Pekerjaan Struktur Atas, Pekerjaan Arsitektur, Pekerjaan Landscape, Pekerjaan Plumbing, Pekerjaan Tata Udara AC, Pengadaan dan Pemasangan Lift, Pengadaan dan Pemasangan Gondola, Pekerjaan Elektrikal dengan kurun waktu diselesaikannya proyek selama 262 hari untuk metode CPM dan 263 hari dengan peluang diselesaikannya proyek sebesar 46,41 % untuk metode PERT.
Analisis Kinerja Simpang Empat Bersinyal Pasar Kersana Di Kabupaten Brebes Untuk Meningkatkan Kinerja Simpang Khaerul Muaziz; Sukadi; Bermando Mangatur Siagian
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 3 No. 2 (2025): NJMS - September 2025
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persimpangan merupakan salah satu elemen krusial dalam sistem transportasi yang memerlukan perhatian khusus untuk mengelola dan melancarkan arus lalu lintas di kawasan perkotaan. Simpang empat Pasar Kersana di Kabupaten Brebes dikenal memiliki volume lalu lintas yang sangat padat, menjadi salah satu titik kemacetan utama. Penelitian ini berfokus pada analisis kinerja simpang tersebut dengan menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023. Tujuannya adalah untuk mendeskripsikan kondisi kinerja simpang saat ini, mengidentifikasi solusi alternatif untuk mengatasi kemacetan, dan mengevaluasi perkiraan kinerja simpang setelah implementasi solusi tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada kondisi eksisting, simpang empat Pasar Kersana mencapai nilai derajat kejenuhan tertinggi sebesar 6,663 kendaraan pada jam puncak pagi hari, Rabu, 11 Juni 2025. Kondisi ini mengakibatkan tundaan rata-rata simpang sebesar 77,11 det/smp, yang mengindikasikan tingkat pelayanan 'F' atau sangat buruk. Berdasarkan temuan ini, solusi alternatif terbaik yang diusulkan adalah pelebaran semua pendekat sebesar 2 meter dan perubahan pengaturan sinyal dari tiga fase menjadi dua fase. Implementasi dari solusi ini diperkirakan dapat meningkatkan tingkat pelayanan simpang menjadi kategori 'B' atau baik, dengan nilai tundaan rata-rata sebesar 34,3 det/smp.