Wibowo, Gandi
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MAKNA KEBERSAMAAN SOSIAL DALAM MASYARAKAT BAGI PENGANUT UGAMO MALIM DAN KRISTEN PROTESTAN DI CIPAYUNG Damanik, Maichel Natalando; Wibowo, Gandi; Savitri, Maria Benedicta Dian
Voice Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal VOICE
Publisher : LPPM STT Baptis Kalvari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54636/teologi.v3i2.87

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan memahami makna kebersamaan sosial dalam masyarakat yang diemban oleh pengikut Ugamo Malim dan Kristen Protestan. Kebersamaan sosial diartikan sebagai interaksi, keterlibatan, dan hubungan antarindividu dalam suatu kelompok masyarakat. Melalui metode penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini berfokus pada dua komunitas berbeda, yaitu pengikut Ugamo Malim dan Kristen Protestan. Langkah-langkah metodologis melibatkan pengumpulan data melalui wawancara mendalam sebagai instrumen utama. Wawancara dilakukan dengan tiga narasumber dari masing-masing pihak Ugamo Malim dan pihak Kristen Protestan untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang konsep kebersamaan sosial. Data kualitatif yang terkumpul akan dianalisis dengan cermat untuk mengidentifikasi pola-pola, nilai-nilai, dan keyakinan yang membentuk makna kebersamaan sosial dalam kedua komunitas tersebut. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan wawasan yang mendalam tentang bagaimana pengikut Ugamo Malim dan Kristen Protestan memaknai dan mengalami kebersamaan sosial. Perbandingan antara dua kelompok ini diharapkan dapat mengidentifikasi persamaan dan perbedaan dalam persepsi, praktik, dan nilai-nilai yang melandasi kebersamaan sosial. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pemahaman lintas budaya tentang pentingnya kebersamaan sosial dalam membentuk solidaritas dan kohesi masyarakat.
Perspektif Kitab Pengkhotbah terhadap Etos Kerja dan Implikasinya pada Mahasiswa Sekolah Teologi Natalia, Cristine; Wibowo, Gandi
Voice Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal VOICE
Publisher : LPPM STT Baptis Kalvari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54636/mgfdc974

Abstract

Artikel ini mengeksplorasi perspektif mahasiswa sekolah teologi terhadap Kitab Pengkhotbah (Qoheleth) yang mempengaruhi pembentukan etos kerja mereka. Penelitian mengungkap bagaimana pemahaman terhadap Kitab Pengkhotbah mempengaruhi sikap dan pandangan mereka terhadap pekerjaan, panggilan, dan pelayanan rohani. Kitab Pengkhotbah terkadang disalahpahami sebagai kitab yang menekankan pesimisme, tetapi analisis menunjukkan bahwa pesan yang disampaikan justru realistis. Kitab Pengkhotbah sejatinya mengajarkan pentingnya tanggung jawab, disiplin, dan integritas dalam bekerja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur tetapi disertai wawancara terhadap 30 mahasiswa seminari untuk memberikan keragaman perspektif yang kaya dari mahasiswa terhadap Kitab Pengkhotbah dalam konteks etos kerja mahasiswa. Hasilnya menunjukkan bahwa banyak mahasiswa menghadapi tantangan dalam mengembangkan etos kerja yang baik karena sikap malas, menunda-nunda pekerjaan, dan tindakan tidak etis lainnya. Diskusi dalam artikel ini menggambarkan bagaimana pengertian yang benar tentang kitab ini dapat membentuk etos kerja yang kuat dan bertanggung jawab bagi mahasiswa teologi. Langkah-langkah konkret seperti pembinaan, pembentukan budaya belajar yang kondusif, peninjauan kurikulum, dan edukasi tentang pentingnya pendidikan teologi diusulkan untuk meningkatkan etos kerja mahasiswa. Diharapkan bahwa pemahaman yang benar tentang pesan Kitab Pengkhotbah akan membantu mahasiswa sekolah teologi untuk mengembangkan etos kerja yang kuat, integritas, dan bertanggung jawab dalam menjalani tugas mereka.
Integration of Torah and Ecotheology: Strengthening the Social Forestry System in Indonesia Wibowo, Gandi; Wiley, Robert W.
Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat Vol 9 No 2 (2025): September
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Simpson Ungaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46445/ejti.v9i2.881

Abstract

Indonesia is grappling with the complex challenge of managing its forests in a truly sustainable way. Problems such as land degradation, widening socio-economic gaps, and ongoing environmental damage not only threaten the well-being of local communities but also put at risk the country’s rich biodiversity that is vital to the world. Although social forestry programs in Indonesia hold tremendous promise, their implementation often overlooks the integration of traditional ecological wisdom and theological perspectives—elements that could enrich and strengthen current forest management practices. This study proposes the integration of principles from the Torah, emphasizing stewardship, biodiversity preservation, and justice, along with insights from ecotheology, to inform sustainable social forestry management in Indonesia. Drawing on religious texts, theological insights, and contemporary environmental scholarship, this research explores how the teachings of the Torah and ecotheological perspectives can be applied to enhance social forestry practices. Case studies from Israel, along with initiatives led by Catholic and Protestant churches in Indonesia, demonstrate how religious values can be woven into environmental conservation. By integrating Torah principles and ecotheological perspectives into social forestry, forest management can evolve into a more holistic practice—one that not only protects the environment but also nurtures social cohesion and spiritual well-being. Applying these principles paves the way for sustainable forestry in Indonesia, while at the same time uplifting local communities and safeguarding nature for future generations.