Hafidh Ali, Abd.
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Analisis Tingkat Kesehatan Bank Bumn Di Daftar Bursa Efek Indonesia Dengan Metode Rgec (Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, Capital) Periode 2021-2022 Hafidh Ali, Abd.; Nur Fadilah, Arini
Mazinda : Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis Vol. 2 No. 1 (2024): Mazinda : Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis
Publisher : Program Studi Akuntansi Syari'ah Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/mazinda.v1i2.4474

Abstract

A activities that requires its existence in the economic world is the business activities of banking financial institutions. The level of bank health is very important for the formation of trust in the banking industry. BUMN is the object of this research because BUMN Banks are the dominant business players in developing countries, including Indonesia. Seeing the very large role of state-owned banks in the Indonesian economy, it is hoped that state-owned banks will be able to compete by continuing to maintain their health so that they will have a positive influence on the national economy as a whole. The focus of the research is the health level of state-owned banks listed on the Indonesia Stock Exchange in 2021 and 2022 using the RGEC (Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, Capital) method. The data used in this research is secondary data with data sources from the Indonesian Stock Exchange. The type of research used is non-experimental quantitative descriptive research. The data collection techniques used are documentation techniques and literature study. Rating the health level of state-owned banks using the Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, Capital or (RGEC) method shows that the health ranking of BRI, BNI, BSI and Bank Mandiri in 2021-2022 is at Composite Rank 1 (PK-1) with the title "Very Healthy". State-owned banks during the 2021-2022 period are considered very capable of dealing with negative influences. Changes in business conditions and other external factors are reflected in the ranking of RGEC's assessment factors which are generally rated as very good. However, there are weaknesses, but in general these weaknesses are not significant and have a big impact. Risk profile factors reviewed with NPL and LDR indicators show that BSI has the title "very healthy" and is superior to Bank Mandiri, BNI and BRI. However, the assessment of the ROA, NIM and CAR indicators shows that BRI is superior to Bank Mandiri, BNI and BSI. In terms of GCG factors in 2021, Bank Mandiri is superior to others, while in 2022 Bank Mandiri and BSI have the title "very healthy" than BRI and BNI banks. The assessment of the health level in 2021-2022 reviewed using the RGEC method shows that BSI has the title "very healthy" compared to other state-owned banks
Analisis Akuntabilitas dan Transparansi Laporan Keuangan Perspektif Akuntansi Syari’ah di Masjid Nurul Ansor Kecamatan Panji Kabupaten Situbondo Rahmatilla, Firda Yusi; Hafidh Ali, Abd.
Mazinda : Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis Vol. 2 No. 2 (2024): Mazinda : Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis
Publisher : Program Studi Akuntansi Syari'ah Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/mazinda.v2i2.5513

Abstract

Islam memiliki konsep tersendiri berkaitan dengan pertanggungjawaban. Islam memandang manusia sebagai khalifatullah fil ardh (wakil tuhan di bumi). Dengan kata lain, segala yang dimiliki manusia di bumi adalah amanah dari Tuhan yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban. Terkait dengan penerapan prinsip akuntabilitas menurut Islam pada lembaga keagamaan, pengelolaan keuangannya harus mencerminkan akuntabilitas yang baik. selain harus akuntabel juga harus transparan, penyajian yang transparan dalam laporan keuangan masjid menjadi kunci sukses dalam upaya menjaga kemakmuran masjid dan dapat menumbuhkan rasa kepercayaan diri dari masyarakat dalam memberikan sumbangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akuntabilitas dan transparansi laporan keuangan yang ada di masjid Nurul Ansor Kecamatan Panji Kabupaten Situbondo, agar dapat diketahui tentang bagaimana akuntabilitas dan transparansi laporan keuangan yang dicatat oleh masjid Nurul Ansor, sekaligus menganalisis kesesuaian laporan keuangan masjid Nurul Ansor berdasarkan perspektif akuntansi syari’ah. Untuk penelitian ini, peneliti menggunakan jenis metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan dalam memperoleh data yaitu dengan observasi; dokumentasi dan wawancara. Yang kemudian data tersebut dianalisis melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Sedangkan untuk pengujian keabsahan datanya, peneliti menggunakan Teknik triangulasi. Hasil penelitian ini adalah akuntabilitas dan transparansi laporan keuangan masjid Nurul Ansor belum sepenuhnya sesuai berdasarkan perspektif akuntansi syari’ah.
Analisis Harga Pokok Produksi Untuk Penentuan Harga Jual Es Balok di Pabrik Es Ma’un Baarid Sukorejo Situbondo Ashary, Luckman; Hafidh Ali, Abd.; Akbarul Muslim, Alif
Mazinda : Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis Vol. 1 No. 1 (2023): Mazinda : Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis
Publisher : Program Studi Akuntansi Syari'ah Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/mazinda.v1i1.2868

Abstract

The cost of production is a crucial aspect in industrial companies. The cost of production will affect the planning of the production cost budget and the selling price of the product. Inaccuracy in calculating the cost of production will result in a selling price that is less competitive or does not match the production costs incurred by the company. So that every company must calculate and apply the right method, in order to produce the cost of production and selling prices accordingly.This research is a type of qualitative research, which was carried out in the office of the Ma'un Baarid block ice factory belonging to the Sukorejo Islamic Boarding School, Situbondo. Data were collected from primary and secondary sources through observation, interviews and document analysis. Data from the field were tested for validity using the triangulation method and discussions with colleagues.The conclusions generated in this study, that there is a large enough difference between the cost of production applied by companies with the variable costing and full costing methods. This difference is more due to factory overhead costs that are not included in the process of calculating the cost of production.
Analisis Sistem Pengendalian Internal Berbasis COSO Dalam Upaya Pencegahan Fraud (Studi Kasus di Bank Syariah Indonesia Kantor Branch Financing Operasion (BFO) Banyuwangi) Ilham, Moh.; Hafidh Ali, Abd.
Mazinda : Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis Vol. 1 No. 2 (2023): Mazinda : Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis
Publisher : Program Studi Akuntansi Syari'ah Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/mazinda.v1i2.3522

Abstract

Sistem pengendalian internal merupakan alat yang digunakan untuk dapat mengendalikan dan menggolongkan fungsi-fungsi dalam organisasi agar seluruh aktivitas yang ada dapat berjalan sesuai dengan perencanaan manajemen sehingga tujuan perusahaan bisa dicapai secara efektif dan efisien. Di Indonesia sendiri mengadopsi dari Committee of Sponsoring Organization of the Treadway Commsission (COSO) yang didirikan sebagai bentuk untuk melawan Fraud (kecurangan) yang marak terjadi. Untuk kegiatan sehari-hari di kantor Branch financing operasional (BFO) Banyuwangi, memiliki kebijakan tersendiri melibatkan para peserta magang untuk membantu kegiatan operasional di kantor BFO. Apabila tidak di awasi dengan benar maka bisa menimbulkan adanya fraud yang tidak diinginkan, maka perlu adanya sistem pengendalian internal yuang baik di dalamnya agar fraud tidak terjadi. Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan untuk mengetahui sistem pengendalian internal yang dalam upaya pencegahan fraud di kantor Branch Financing Operations (BFO) menggunakan kerangka konsep COSO. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian teknik pengolahan dan analisis data dilakukan dengan tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi data atau penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Sistem pengendalian internal dalam upaya pencegahan fraud di Kantor BFO Banyuwangi menggunakan kerangka konsep COSO masih ada salah satu komponen yang belum sesuai, yaitu pada komponen aktivitas pengendalian. Karena pada proses pencegahan fraud di Kantor BFO Banyuwangi secara murni tidak hanya para staff yang menjalankan kegiatan operasionalnya namun masih ada campur tangan dari orang luar yaitu peserta magang. Hal ini kurang sesuai dengan aktivitas penegendalian dalam pemisahan tugas yang memadai.
Penerapan Akuntansi Syariah Pada Gadai Emas Berdasarkan PSAK 59 di Pegadaian Syariah Cabang Kartini Denpasar Bali Husna, Rif'atul; Hafidh Ali, Abd.
Mazinda : Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis Vol. 3 No. 2 (2025): Mazinda : Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis
Publisher : Program Studi Akuntansi Syari'ah Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/mazinda.v3i2.7895

Abstract

Perkembangan akuntansi syariah yang cukup pesat, ditandai dengan hadirnya lembaga keuangan berbasis syariah, salah satunya yaitu pegadaian syariah. Pegadaian syariah hadir ditengah-tengah masyarakat dengan menarik minat masyarakat khususnya produk pada produk gadai emas maka minat masyarakat meningkat hal ini terjadi karena tidak menetapkannya riba dan sesuai dengan Al-Qur’an dan Hadist. Menurut Fatwa Dewan Syariah Nasional No.9/DSN-MUI/IV/2000 yang menyatakan tentang pembiayaan ijarah yang tercantum dalam himpunan Fatwa DSN MUI. Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana penerapan akuntansi ijarah pada gadai emas, yang kemudian peneliti menaruh minat untuk melakukan penelitian yang lebih lanjut. Focus peneliti dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan akuntansi ijarah pada gadai emas di pegadaian syariah cabang kartini denpasar bali, agar dapat diketahui tentang bagaimana penerapan akuntansi ijarah pada gadai emas yang diterapkan di pegadaian syariah kartini dan menganalisis penerapan akuntansi ijarah pada gadai emas berdasarkan PSAK 107 di pegadaian syariah cabang kartini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yang dilakukan dengan observasi, dokumentasi dan wawancara kepada pihak pegadaian. Teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini bahwa penerapan akuntansi ijarah pada gadai emas di pegadaian syariah cabang kartini di hitung per 10 hari. Berdasarkan PSAK 107 pada Pegadaian Syariah Cabang Kartini mengenai pengakuan, pengukuran, penyajian dan pengungkapan. Hanya saja ada biaya ijarah yang dibebankan kepada rahin dan Pegadaian Syariah Cabang kartini laporan keuangannya dilakukan secara terpusat dan online sehingga tidak terdapat laporan khusus.
Analisis Perbedaan Kinerja Keuangan Bank Konvensional dan Bank Syariah yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2022-2024 Lutfiah, Ana; Hafidh Ali, Abd.
Mazinda : Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis Vol. 4 No. 1 (2026): Mazinda : Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis
Publisher : Program Studi Akuntansi Syari'ah Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/mazinda.v4i1.9184

Abstract

Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang perbankan menimbulkan kesalahpahaman terhadap perbedaan antara bank konvensional dan bank syariah. Adanya perbedaan prinsip antara bank konvensional dan bank syariah dapat mempengaruhi kinerja keuangan di setiap perbankan. Kinerja bank merupakan bagian dari kinerja bank secara keseluruhan. Performance bank secara keseluruhan adalah gambaran prestasi yang telah dicapai bank dalam operasionalnya, baik menyangkut aspek keuangan, menghimpun dana, menyalurkan dana, dan teknologi maupun sumber daya manusia. bank konvensional adalah bank yang menjalankan kegiatan usaha secara konvensional sedangkan bank syariah adalah bank yang menjalankan kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tardapat tidaknya perbedaan kinerja keuangan antara bank konvensional dan bank syariah dengan menggunakan rasio Return On Asset (ROA), Loan to Deposits Ratio (LDR), Non-Performing Loan (NPL), Debt to Asset Ratio (DAR). Metode yang diambil pada penelitian ini adalah bersifat kuantitatif dengan menggunakan data skunder yang berupa laporan tahunan yang di upload oleh pihak perusahaan yang menjadi sampel pada penelitian ini. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah menggunakan teknik purposive sampling. Hasil uji yang digunakan pada penelitian ini menggunakan Uji Deskriptif, Uji Normalitas, Uji Wilcoxon dan Uji Idependent sampel t-test. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, menunjukkan hasil bahwa antara bank konvensional dan bank syariah pada rasio NPL dan DAR terdapat perbedaan yang signifikan. Sedangkan pada rasio ROA dan LDR tidak terdapat perbedaan yang signifikan. Namun jika dilihat dengan mengumpulkan semua data kinerja keuangan, disimpulkan bahwa bank konvensional sedikit lebih unggul dari bank syariah.