Miftah, Dhafir
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis Perlakuan Akuntansi Syariah Pada Pembiayaan Murabahah Berdasarkan PSAK 102 Di Bmt Nu Cabang Banyuputih Kabupaten Situbondo Andriyono, Andriyono; Miftah, Dhafir
Mazinda : Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis Vol. 2 No. 1 (2024): Mazinda : Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis
Publisher : Program Studi Akuntansi Syari'ah Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/mazinda.v1i2.4477

Abstract

The accounting treatment for murabahah financing in practice in BMT NU Banyuputih Branch, Situbondo Regency needs to be considered, as the accounting treatment must be in accordance with the accounting standards in PSAK 102 which includes a process to identify, measure, and report economic information that may have an assessment in making decisions that precise, clear and believable to its users and readers. Until now, many murabahah accounting treatments have not complied with the rules stipulated in PSAK no. 102. This study aims to determine the implementation of murabahah financing at BMT NU Banyuputih Branch, Situbondo Regency, as well as the rules for murabahah financing, murabahah financing procedures, and accounting for murabahah financing and suitability implementation with the Statement of Financial Accounting Standards PSAK no 102.This study aims to determine murabahah financing at BMT NU Banyuputih Branch, Situbondo Regency and the policies that have been applied in murabahah financing at BMT NU Banyuputih Branch, Situbondo Regency. The type of research in this thesis is descriptive qualitative research using field research methods. This study analyzed data obtained by researchers from interviews with BMT NU informants, Banyuputih Branch, Situbondo Regency.The results of this study indicate that the accounting treatment of murabahah at BMT NU Banyuputih Situbondo Branch regarding the recognition and measurement of the acquisition of assets is not recognized as a murabahah asset. Receivables are recognized at the agreed cost and profit. In murabahah profits are recognized in accordance with the customer's installments every month according to a mutually agreed period. And advances are recognized as a reduction in murabahah receivables. In presentation and disclosure, it is presented at the realized net value, while the murabaha margin is used as a deduction for murabahah receivables and disclosures on all matters related to murabahah financing. The accounting treatment for murabahah financing at BMT NU Banyuputih Situbondo Branch is in accordance with PSAK 102, namely both recognition and measurement, presentation and disclosure are almost in accordance with PSAK 102, only for advances and acquisition of assets that are not appropriate.
Analisis Penerapan PSAK 109 Tentang Akuntansi Zakat, Infak dan Sedekah (Studi Kasus Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Ogan Komering Ulu) Safitri, Rahayu Dwi; Miftah, Dhafir
Mazinda : Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis Vol. 2 No. 2 (2024): Mazinda : Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis
Publisher : Program Studi Akuntansi Syari'ah Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/mazinda.v2i2.5516

Abstract

Allah SWT memiliki ketentuan dalam pengelolaan harta dan wajib diikuti oleh umat Muslim seperti pembayaran dana zakat, infak dan sedekah. Pemerintah telah membentuk Lembaga Amil Zakat untuk memudahkan proses penyaluran dana zakat, infak dan sedekah. Lmbaga Amil Zakat perlu melakukan proses pencatatan dan penyajian dengan sistem akuntansi sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada pihak yang memiliki wewenang. Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) telah mengeluarkan PSAK 109 yang mengatur akuntansi zakat, infak dan sedekahyang memuat tentang pengakuan, pengukuran, penyajian dan pengungkapan hal-hal yang terkait dengan kebijakan penyaluran dana zakat, infak dan sedekah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alur dari segi pelaporan dana zakat, infak dan sedekah yang ada di BAZNAS Kabupaten Ogan Komering Ulu. Proses pelaporan disini dimulai dari proses pengakuan, pengukuran, penyajian dan pengungkapan atas laporan keuangan berdasarkan dengan PSAK 109. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif menggunakan data primer dengan metode wawancara secara mendalam dan data sekunder dengan metode dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa laporan keuangan BAZNAS Kabupaten Ogan Komering Ulu belum sesuai dengan PSAK 109, hal ini ditunjukkan dengan tidak adanya laporan keuangan secara terperinci seperti, laporan posisi keuangan (neraca), laporan perubahan dana, laporan perubahan aset kelolaan, laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan. Melainkan hanya pencatatan secara sederhana yang meliputi penghimpunan dan pendistribusian dana zakat, infak dan sedekah. Juga dalam hal pengakuan, pengukuran, penyajian dan pengungkapan BAZNAS Kabupaten Ogan Komering Ulu belum sesuai dengan PSAK 109.
Analisis Asas Partisipasi Dalam Perencanaan Keuangan Desa Berdasarkan Permendagri Nomor 113 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan Keuangan Desa di Desa Leprak Kecamatan Klabang Kabupaten Bondowoso Miftah, Dhafir; Kirani, Cici
Mazinda : Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis Vol. 3 No. 1 (2025): Mazinda : Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis
Publisher : Program Studi Akuntansi Syari'ah Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/mazinda.v3i1.6834

Abstract

Desa memiliki wewenang untuk mengatur sendiri kawasannya sesuai kemampuan dan potensi yang dimiliki masyarakat agar tercapai kesejahteraan dan pemerataan kemampuan ekonomi. Perencanaan pembangunan desa disusun secara berjangka yaitu sesuai RPJM desa, RPJM desa dibuat dalam rentang waktu 6 tahun sekali ketika terpilihnya kepala desa baru. Dari RPJM desa, desa membuat RKP desa yang dilakukan setiap satu tahun sekali kemudian dijabarkan ke APBDesa. Partisipasi adalah keterlibatan masyarakat dalam berbagai proses dan tahapan pengambilan keputusan pemerintah. Semua warga masyarakat mempunyai suara dalam pengambilan keputusan baik secara langsung maupun melalui lembaga-lembaga perwakilan sah yang mewakili kepentingan mereka. Perencanaan keuangan desa harus sesuai dengan permendagri nomor 113 tahun 2014, permendagri nomor 113 tahun 2014 berisikan tentang pengelolaan keuangan yang bisa dipertanggungjawabkan mulai dari kegiatan perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan dan pelaporan keuangan desa dan mengatur semua kegiatan-kegiatan yang ada didalamnya. Sehingga dalam penyusunan perencanaan keuangan desa sudah memenuhi syarat yang sesuai dengan permendagri nomor 113 tahun2014. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah penelitian kualitatif dengan tujuan untuk mengungkapkan kebenaran yang terdapat dalam masalah penelitian ini. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi serta memanfaatkan instrumen penelitian berupa pertanyaan-peryanyaan yang berhubungan dengan tema penelitian. Hasil dari penelitian tersebut adalah masyarakat belum sepenuhnya berpartisipasi terhadap pembangunan desa serta kegiatan-kegiatan yang ada di desa akan tetapi dalam kesesuaian perencanaan keuangan desa dengan Peremendagri Nomor 113 Tahun 2014 sudah sepenuhnya sesuai dengan Permendagri Nomor 113 tahun 2014.
Analisis Perlakuan Akuntansi Rahn Kendaraan Berdasarkan PSAK 107 (Studi Kasus Pada KSPPS BMT NU Mangaran Situbondo) Nabila, Rodiyatun; Miftah, Dhafir
Mazinda : Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis Vol. 3 No. 2 (2025): Mazinda : Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis
Publisher : Program Studi Akuntansi Syari'ah Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/mazinda.v3i2.7894

Abstract

BMT adalah salah satu lembaga ekonomi mikro yang cukup berperan memperlancar gerak roda perekonomian masyarakat. Salah satu produknya yakni rahn kendaraan yang termasuk pada kategori rahn tasjily, sebagaimana dalam penjelasan Al-Qur’an surah Al-Baqarah ayat 283. Mengenai operasioanlnya rahn kendaraan tidak terlepas dari proses perlakuan akuntansi, sampai mengahsilkan pengakuan, pengukuran, penyajian dan pengungkapan akuntansi yang akurat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perlakuan akuntansi rahn kendaraan sesuai tidaknya dengan PSAK 107 pada KSPPS BMT NU Jawa Timur Cabang Mangaran Situbondo. Dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesesuaian perlakuan akuntansi rahn kendaraan terkait pengakuan, pengukuran, dan penyajian di BMT NU sudah sesuai dengan PSAK 107. Akan tetapi, dalam hal pengungkapan belum sesuai dengan PSAK 107 karena pada pengungkapan laporan keuangan belum ada laporan keuangan secara khusus.
Analisis Tata Kelola Dana Tabungan Haji Muda Indonesia Dalam Meningkatkan Minat Nasabah di BSI KCP Situbondo Basuki Rahmat Irawati, Dwi; Miftah, Dhafir
Mazinda : Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis Vol. 4 No. 1 (2026): Mazinda : Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis
Publisher : Program Studi Akuntansi Syari'ah Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/mazinda.v4i1.9185

Abstract

Persiapan finansial untuk ibadah haji merupakan hal penting bagi umat Islam, terutama bagi pemuda yang ingin menunaikan ibadah haji pada usia muda. Tabungan Haji Muda Indonesia merupakan salah satu wadah bagi para generasi muda untuk melaksanakan salah satu rukun Islam, oleh karena itu penting adanya perencanaan dini agar dapat mencapai target impian tersebut. Persiapan yang panjang ini diharapkan menjadi solusi untuk mendapatkan hasil yang sesuai, sehingga calon jamaah haji masih pada usia yang produktif. Kehadiran produk tabungan haji muda Indonesia di Bank Syariah Indonesia itu sendiri adalah untuk memudahkan proses pendaftaran, termasuk memelihara dokumen, menyiapkan metode, dan mengamankan dana haji untuk calon jamaah haji muda. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif sedangkan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan. Data yang dikumpulkan meliputi data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan tiga metode yaitu melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis reduksi data, penyajian data dan Kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa tata kelola dana tabungan haji muda Indonesia di BSI KCP Situbondo Basuki Rahmat melibatkan pembukaan rekening tabungan haji secara online melalui aplikasi BSI Mobile agar lebih mudah diakses, dan aman. Dalam produk ini nasabah dapat memilih antara prinsip akad wadiah yad dhamanah dan mudharabah mutlaqah untuk pengelolaan dananya